Tampilkan postingan dengan label Lipsus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lipsus. Tampilkan semua postingan

Senin

Percaya atau Tidak, Tokek Laku Terjual Milyaran Rupiah

Bila ikan Arwana bisa terjual puluhan juta rupiah, lain halnya dengan tokek yang laku terjual dengan nilai milyaran rupiah. Tapi, tentu saja ada syarat tertentu agar tokek bisa dijual dengan angka tersebut.

Pastinya, bukan tokek yang ada di alam liar. Pasalnya, tokek dengan nilai milyaran rupiah harus memiliki berat lebih dari 4 ons dan sekarang ini tokek yang memiliki berat seperti itu boleh dibilang sangat jarang. Jenis tokeknya pun bukan yang sembarangan, tapi harus tokek rumah.

Tokek dibagi dalam tiga jenis, tokek hutan, tokek batu, dan tokek rumah. Masing-masing memiliki ciri khas yang berbeda. Namun, di antara tiga jenis tokek itu, tokek rumah paling mahal. Untuk tokek rumah seberat 5,2 ons dengan panjang minimal 57,2 cm, harganya bisa mencapai Rp 3 milyar.

Dengan harga begitu tinggi untuk satu ekornya, tentu saja tokek akan banyak diburu orang sekaligus menimbulkan tanda tanya. Apa benar tokek bisa terjual milyaran rupiah? Lalu, bagaimana mencarinya dan siapa yang mau membeli tokek?

Munculnya pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi wajar karena habitat tokek sendiri boleh dibilang sudah tergusur jaman, terutama di daerah perkotaan. Otomatis, jumlah tokek pun akan berkurang, bahkan bisa dibilang hampir punah. Bila tokek bermanfaat buat menyembuhkan penyakit, sampai sejauh mana keampuhan formula tokek hingga ada yang berani untuk membeli sampai milyaran rupiah.

Adalah David Hendra yang mau membeli tokek-tokek tersebut dengan harga tinggi. Dari keterangannya didapat bahwa tokek bukan hanya digunakan sebagai obat kulit, tapi lebih besar dari itu.

“Mengapa tokek bisa laku mahal dan bernilai milyaran? Salah satunya karena tokek merupakan salah satu reptil yang memiliki enzym antibody atau enzym yang bisa membuat manusia kebal terhadap serangan berbagai penyakit, seperti AIDS, flu burung, flu babi, dan sebagainya,” kata David yang lahir di Probolinggo, 24 November 1957.

Di samping itu, tambahnya, coba ingat tentang kontroversi senjata biologis yang konon diciptakan oleh mantan Presiden Irak, Saddam Hussein? Konon katanya, di dalam empedu tokek ada enzym yang bisa membuat kebal dari serangan senjata biologi yang salah satunya ditemukan atau dibuat oleh Saddam.

Tak perlu percaya, tapi bisa juga ini jadi kenyataan. Lihat juga penelitian di China yang membuat serbuk dari enzym tokek dan dilakukan percobaan pada tikus. Hasilnya diketahui bahwa tikus yang mendapat atau menghirup serbuk tokek, tidak mati walau diberi berbagai macam penyakit. Sedangkan tikus yang tidak diberi antibodi, langsung mati kena senjata biologi berupa penyakit.

Selain bisa digunakan sebagai antibodi dari berbagai penyakit, dikatakan David, Perang Dunia ke-3 diyakini tidak seluruhnya akan menggunakan senjata nuklir dan tidak seluruhannya memakai senjata kimia, mengapa? Karena hal itu akan memicu saling menggempur dan saling mengalami korban.


Oleh karena itu, pada Perang Dunia ke-3, setiap negara sudah memikirkan bagaimana caranya agar negaranya tetap aman dan penduduknya selamat. Makanya, ketika perang itu terjadi, sudah ada yang berpikir tentang persembunyian bawah tanah dan ada pula yang membuat persembunyian di luar angkasa.

Negara-negara dimaksud, sudah memikirkan bagaimana bisa menyerang negara lain tanpa diketahui, bahkan sampai tidak tahu bahwa saat itu sedang terjadi Perang Dunia ke-3 karena hanya melalui penyakit dan mati.

“Jadi, jangan mengira bila terjadi wabah penyakit, lalu kita berkata itu biasa dan sudah musimnya penyakit. Tapi, bisa jadi itu merupakan awalnya Perang Dunia ke-3. Waspadalah dan berdoalah agar Tuhan beserta kita,” jelas David yang berdomisili di Semarang.

Anti Tumor Tokek
Apa benar tokek juga bisa menyembuhkan tumor ganas? Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Prof Wang dari Universitas Henan, China, dapat menjawab pertanyaan tersebut dan temuan mereka telah dipublikasikan dalam World Journal of Gastroenterology. Mereka mengkaji mengenai studi farmakologi atas tokek dan kejelasan mekanisme anti-tumornya.

Ternyata, tokek memiliki dampak positif pada tumor ganas, demikian dalam laporan klinis Prof. Wang dkk. Mereka telah meneliti efek anti-tumor tokek terhadap tumor esofagus menggunakan sel karsinoma manusia dan xenografted Kaposi 180 di tikus strain Kunming. Dalam penelitiannya, mereka juga sekaligus meneliti mekanisme anti-tumornya.

Metode yang digunakan adalah metoda serum farmakologis secara in vitro. Tingkat pertumbuhan sel karsinoma esofagus manusia (EC9706 atau EC1) diukur dengan memodifikasinya menjadi 3 - (4,5-Dimethylthiazol-2-il) -2,5-diphenyltetrazolium bromide (MTT). Kemudian tumor ditransplantasikan ke model tikus S180 Kaposi.

Lima puluh tikus dibagi secara acak menjadi lima kelompok (n = 10). Tiga kelompok diperlakukan masing-masing dengan serbuk tokek secara oral pada dosis 13,5 g/kg, 9 g/kg, dan 4,5 g/kg per hari. Kelompok negatif (NS grup) diperlakukan dengan oral dengan larutan garam dengan volume yang sama dan kelompok positif (grup CTX) diperlakukan dengan 100 mg/kg Cytoxan secara injeksi intraperitoneal pada hari pertama.

Setelah 2 minggu perawatan, kegiatan anti-tumor dievaluasi dengan menimbang jaringan tumor. Kemudian pengaruh terhadap organ kekebalan dideteksi menggunakan indeks timus, limpa, indeks kecepatan fagositik. Ekspresi protein faktor pertumbuhan endothelin vaskular (VEGF) dan faktor pertumbuhan fibroblast dasar (bFGF) akan dideteksi secara imunohistokimia. Tingkat sel apoptotik dideteksi dengan metoda Tunel.

Hasil yang didapatkan adalah nilai OD dalam setiap kelompok Tokek setelah 72 jam berkurang secara signifikan di EC9706 dan EC1. Berat tumor di setiap kelompok Tokek juga menurun secara signifikan (1,087 + / - 0,249 vs 2,167 + / - 0,592; 1,021 + / - 0,288 vs 2,167 + / - 0,592; 1,234 + / - 0,331 vs 2,167 + / - 0,592; P <>.

Lahan Bisnis
Dengan alasan di atas, tentunya banyak orang akan tergiur memelihara tokek. Namun jangan salah, memelihara tokek tidak semudah yang dibayangkan. Meski makannya cukup dikasih jangkrik, tapi ternyata tokek adalah binatang yang perlu penanganan khusus dalam pemeliharaan dan mudah stres. “Kalau stres, tokek bisa bunuh diri dengan cara menggigit lidahnya sampai pendarahan dan mati,” ungkap David.

Budidaya yang benar dan bagaimana caranya agar tokek cepat bertambah berat adalah dengan mengetahui ilmunya melalui workshop yang diadakan oleh David. Dalam pelatihan tersebut, David akan menjelaskan bagaimana caranya menggemukan tokek dari menerapkan disiplin posisi tubuh tokek yang harus horisontal, asupan makan, lingkungan hidup tokek, dan sebagainya.

Kalau memelihara tokek untuk hobi, jelas David, gampang saja. Turutin kemauan tokek agar dia senang. Biasanya, para hobbies akan membuatkan rumah atau gua sebagai tempat tidur tokek. Bahkan, ada yang menyediakan pasir untuk tokek berjemur. Sebagian orang malah ada pula yang mencampur tokek, padahal tokek itu binatang kanibal yang kalau telat makan bisa saling makan (buntut).

Dalam workshop tersebut, di samping cara pembudidayaan, David juga menjelaskan bagaimana caranya menjual tokek. Hal ini perlu diketahui karena banyak penipu di balik tingginya nilai jual tokek.

Modus penipuan bisa dilakukan dengan pemberian obat, makanan, atau alat pemberat lain yang mampu meningkatkan berat badan tokek. ''Pernah ada yang memasukkan gotri (pelor) di tubuh tokek biar beratnya tambah,'' ceritanya.

Namun, pengusaha multitalenta tersebut memiliki cara sendiri untuk mengantisipasi penipuan dalam bisnisnya itu. Suami Tabita Sriwatiningsih tersebut menyatakan telah memiliki jaringan perdagangan tokek yang kuat. Mayoritas pembeli yang dilayani adalah konsumen di luar negeri.

Untuk jaringan ke bawah, mulai para penjual dan pengumpul, Hendra menggunakan cara tersendiri guna mencegah penipuan. Yakni, penjualan melalui foto serta pembayaran melalui beberapa tahap.

"Usaha dengan omzet miliaran seperti ini rawan penipuan. Kalau tidak cermat, akan mudah ditipu makelar. Karena itu, saya punya cara sendiri untuk mengatasi penipuan," ujarnya.

[+/-] Selengkapnya...

Kamis

Warga Kapuk: Kapan Ganti Rugi Diberikan?

Sengketa tanah Kapuk yang berlarut-larut membuat warga mulai frustasi dan mengambil langkah-langkah berbau “mistis” dan mereka tetap optimis untuk mendapatkan haknya.

Kisahnya, berawal dari dibebaskannya 37 hektar tanah warga Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada 1976. Tanah itu sesuai surat keputusan Gubernur DKI Jakarta akan dibuat pemakaman umum. Namun dari tanah itu dua keluarga yang belum mendapat ganti rugi, Kani binti Sepang seluas 5.750 meter kubik dan Mena binti Lamat, 4.140 meter. Tapi pada 1991, tanah itu berubah peruntukan dijual menjadi kompleks perumahan yang dibangun oleh PT.Grisenda, milik seorang konglomerat.

Melihat tanahnya, perubahan peruntukan untuk komersil, ahli waris menuntut pembayaran ganti rugi sesuai standar harga pasar tanah. Perjuangan Haji Dani ada hasilnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, pada 29 Desember 2006, menyuruh pemerintah DKI Jakarta menyelesaikan dan membayar ganti rugi tanah tersebut. Namun, sampai pekan ini Gubernur belum memenuhi perintah DPRD tersebut.

Haji Dani terus berjuang melaporkan penyimpangan hakim ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung. Sampai kini, Haji Dani masih terus berjuang memperoleh hak tanah ibunya Kani binti Sepang yang belum dibayar pemerintah DKI Jakarta. "Sampai ke liang lahat, saya akan perjuangkan hak saya. Ini amanat,"tandasnya.

Ranah Hukum
Ahli waris Kani Sapeng serta Mena Lamat sempat menggugat Pemprov DKI melalui PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Gugatan itu terkait lambatnya Pemprov DKI dalam melaksanakan pembayaran ganti rugi terhadap kedua ahli waris tersebut, sesuai dengan rekomendasi dari Raker Komisi A DPRD DKI Jakarta pada 29 Juni 2006 lalu. Bahkan, hasil raker tersebut telah dibahas dalam sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta ketika membahas LKPJ.

Seperti diketahui, dalam Raker Komisi A DPRD DKI Jakarta 29 Juni 2006 lalu terungkap bahwa proses pembebasan lahan untuk tempat pemakaman umum (TPU), yang dilakukakn Pemprov DKI pada tahun 1976/ 1977 sarat dengan manipulasi data.

Terbukti dari pembebasan yang dilakukan oleh Tim Sembilan itu menggunakan surat pelepasan hak (SPH) blanko (bodong) terhadap tanah atas nama Kani Sapeng maupun Mena Lamat. Nama yang tertera dalam kedua SPH itu, yakni Waluyo dan Suparti adalah nama-nama fiktif.

Selain bukti-bukti otentik yang dimiliki keduanya, keterangan saksi-saksi semakin memperjelas bahwa kedua orang tersebut belum pernah menerima uang ganti rugi. Bahkan SPPT kedua lahan dimaksud hingga tahun 2007 masih ditunjukan pada kedua orang tersebut.

Maka banyak pihak yang menyayangkan lambatnya pihak Pemprov DKI dalam melaksanakan proses pembayaran. Mengingat sengketa itu telah berlangsung selama 30 tahun, dengan beban kerugian yang ditanggung oleh kedua ahli waris itu tak terhitung.

Kuasa ahli waris H. Dani, Saadih mengeluh bahwa para pejabat di Pemprov DKI seperti tidak memiliki hati nurani sama sekali. “Saya heran kenapa SK Pembayaran tidak juga lepas turun, apakah memang mereka sudah tidak memiliki lagi nurani bila melihat warganya yang tertindas,” ujarnya.

H. Dani menambahkan bahwa hal tersebut sangat mencirikan bahwa betapa tipisnya moral para pejabat di Pemprov DKI. Padahal dalam permasalahan tersebut jelas sudah terbukti bahwa hak masyarakat sudah dirampas dan didzalimi. Hal tersebut juga dibuktikan dengan hasil dari rapat Dewan Komisi A.

“Dan dalam hal ini Ketua komisi A DPRD DKI Jakarta, Drs. Achmad Suaedy, sangat mendukung langkah para ahli waris untuk menggugat melalui PTUN. Bahkan pihaknya siap untuk menjadi saksi jika gugatan itu segera dilakukan oleh ahli waris,” ungkapnya.

Pemotongan Kambing Hitam
Akhirnya, warga yang tanahnya telah diambil oleh oleh Pemprov DKI Jakarta untuk Taman Pemakaman Umum (TPU) tanpa ganti rugi itu melakukan acara pemotongan kambing hitam, Jumat (1/10). Acara pemotongan dilaksanakan di dekat pintu gerbang perumahan Taman Grisenda Kapuk yang berasal dari lahan hasil ruislag dengan TPU.

Tindakan warga Kapuk yang memotong kambing hitam tersebut menurut H. Dani selaku kuasa ahli waris dimaksudkan sebagai bentuk protes terhadap pihak Pemprov DKI Jakarta yang hingga saat ini tidak segera melaksanakan hasil sidang keputusan Paripurna DPRD DKI Jakarta akhir 2007 lalu.

Dalam Sidang Paripurna tersebut DPRD DKI Jakarta telah memerintahkan kepada pihak Pemprov untuk segera membayar ganti rugi kepada warga. “Mengapa mereka tidak segera membayar tanah saya? Apa mereka menunggu saya mati, sehingga tidak menuntut lagi? Sebenarnya saya ikhlas jika benar dibuat kuburan, sekalian buat mengubur orang-orang dholim tersebut,” kata Hj. Kani Binti Sapeng dengan gemas.

Ironisnya, hingga saat ini, hasil keputusan tersebut tidak segera dilaksanakan. Padahal berdasarkan keterangan sumber di DPRD DKI Jakarta, Komisi Anggaran telah menganggarkan biaya ganti rugi tersebut. Tindakan pihak Pemprov yang menunda-nunda penyelesaian sengketa tanah Kapuk itu sangat kontradiktif dengan janji-janji Fauzi Bowo menjelang dirinya dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Kala itu, Foke menjanjikan akan menyelesaikan persoalan-persoalan warisan pejabat sebelumnya, yakni Sutiyoso. Maklum, sengketa tanah ini telah berlangsung 32 tahun. Tragisnya, janji-janji itu tidak segera dilaksanakan oleh Foke dalam menyelesaikan persoalan Tanah Kapuk.

Tidak adanya kejelasan sikap dari pihak Pemprov itulah yang menyebabkan warga frustasi dan mengambil langkah-langkah yang berbau “mistis” dengan memotong kambing hitam. Prosesi pemotongan itu dimulai dengan ritual memandikan kambing dengan menggunakan bungga tujuh rupa. Setelah dimandikan, kambing tersebut segera dipotong dan menanam kepalanya di lokasi lahan. Daging hasil pemotongan itu segera dibagikan kepada masyarakat sekitar lokasi.

Menanggapi hasil pemotongan kambing hitam itu, koordinator LSM Tjahaja Nurani Bangsa (TNB), Gugus Elmo Ra’is menyatakan, pesan moral acara tersebut saya kira sederhana saja bahwa masyarakat sudah sangat apatis terhadap proses hukum dan sistem peradilan dimiliki oleh para pejabat kita. Persoalannya, apakah mereka memiliki kepekaan sosial yang tinggi dalam menanggapi sindiran masyarakat yang sarkasme?

[+/-] Selengkapnya...

Rabu

Terawang Sisi Kehidupan di Tahun Tikus

Kata sebagian orang, berganti tahun berarti berganti tren, gaya hidup, dan juga shio yang menggambarkan kehiduan di dunia. Percaya atau tidak itu hak Anda, namun kebiasan ini masih ada di komunitas kita.

Perubahan tahun bukan hanya berganti angka, namun berimbas pada perubahan tren atau gaya hidup seseorang bahkan berpengaruh juga pada shio yang menggambarkan kehidupan. Bagi sebagian orang, perubahan adalah sebuah seni yang indah, tak heran jika tren menjadi sebuah aturan main yang harus diikuti.

Hal yang sama juga terjadi pada orang-orang yang percaya akan shio, pendapat para pakar shio tentang kebidupan menjadi sesuatu yang seru dan menarik untuk diketahui, baik tentang karir, jodoh, keberuntungan dan lain sebagainya.

Lahir dari kecintaan manusia akan sebuah perubahan inilah yang membentuk tren baru setiap tahun baru tiba. Tak heran jika banyak para pakar kecantikan, fashion, bahkan paranormal, sibuk bicara masalah perubahan dan apa yang akan terjadi di tahun berikutnya.

Para pemburu berita rupanya tak mau kalah, untuk menarik perhatian pembaca, biasanya mereka membuat rubrik khusus tentang tren di tahun 2008 dalam berbagai sisi kehidupan. Seperti yang kami lakukan untuk Anda para pembaca setia AdInfo.

Tahun 2008 dari Sisi Shio
Menurut paranormal yang telah memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun, Lenny Sugiarti, tahun 2008 merupakan tahun bershio Tikus. Diperkirakan pada tahun ini akan banyak orang mati mendadak, mempunyai masalah dalam karir, susah cari kerja, dan banyak perusahaan besar yang tak bisa berjalan.

Kesulitan di atas akan sangat berpengaruh bagi orang-orang yang memiliki nama depan T, karena itulah Lenny menyarankan untuk memperbanyak tirakat (puasa) agar kesulitan ini bisa diatasi dengan baik.

Tirakat yang dilakukan tentunya disesuaikan dengan kepercayaannya. Untuk orang China perlu melakukan Ciat Jae atau makan sayur tanpa daging setiap tangal 1 dan 15 kalender China. Sedang umat kristiani harus “mutih” setiap Kamis malam Jumat dan orang Islam harus puasa Senin dan Kamis.

Masih menurut Lenny, kecelakan dan bencana alam juga masih ada di tahun 2008, khususnya di awal tahun. Begitu juga dengan kesulitan masyarakat dalam bidang ekonomi.

Bagi Anda yang ingin terhindar dari kesulitan ekonomi, Lenny menyarankan untuk membuka usaha home industry. Karena sesuai dengan kebiasaan tikus yang tinggal di rumah, maka industri rumahlah yang paling potensial di tahun 2008.

Untuk kelahiran, Lenny memperkirakan akan banyak anak perempuan yang lahir ke bumi pada tahun ini dibanding laki-laki. Biasanya mereka dibaluti keindahan rejeki.
Bagi Anda yang bershio Anjing dan Ular atau memiliki nama awal dengan huruf U,L dan A,N, akan lebih sukses tahun ini. Baik dalam usaha, maupun karir, apalagi jika diiringi dengan tirakat.

Tahun 2008 dalam Sisi Fashion
Perubahan tahun juga berpengaruh pada fashion. Setidaknya sisi inilah yang paling kental dan banyak diikuti masyarakat, khususnya anak-anak muda. Jika fashion berubah, seluruh pusat perbelanjaan seakan berlomba memberi pilihan menarik pada masyarakat .
Menurut pemerhati fashion, Erni Wahab, tren fashion tahun 2008 tidak jauh berbeda dengan tahun 2007, yaitu masih diramaikan dengan gaya baby dool dan leging.

Hanya saja leging-nya agak sedikit berbeda yaitu tampil lebih panjang sampai telapak kaki, dan baju lebih ke dress atau back to seventy.

Tren Make Up di Tahun 2008
Belakang tren tampil apa adanya lebih banyak diminati masyarakat, entah karena faktor ekonomi atau tak ingin buang-buang waktu. Karena itulah banyak yang mengatakan bahwa tren make up tahun 2008 lebih natural atau back to nature.

Menurut pemerhati fashion yang juga bertindak sebagai konsultan kecantikan di Precious, Erni Wahab, tampil natural lebih indah dilihat dibanding glamor. Jadi cocok sekali jika diwujudkan pada tahun 2008 yang mana masyarakat lebih ingin tampil natural dan apa adanya.

Tren Rambut 2008
Berubah fashion dan make up berarti berpengaruh juga pada tren rambut. Menurut stylis rambut ternama Gusnaldi, tren rambut 2008 jatuh pada potongan bob pendek. Model ini selain lebih simple, juga bisa di-setting sesuai selera, bisa disasak ke belakang, samping, dan lain sebagainya.

[+/-] Selengkapnya...

Senin

Tren Natal 2007

Lebih Glamour dan Bergliter

Hari Natal kini datang lagi, sudahkah Anda mempersiapkan diri menyambutnya? Seperti menyiapkan pohon Natal beserta pernak-perniknya atau membuat kado khusus untuk buah hati Anda. Kalau belum, berikut kami sajikan informasi khusus tentang Natal yang bisa jadi referensi Anda.

We wish you marry christmast and happy new years, kata-kata ini tak asing lagi ditelinga, maklum setiap Natal datang, kata-kata itu sering dikumandangkan. Bahkan menjadi lirik sebuah lagu yang juga turut menyemarakan hari Natal yang jatuh 25 Desember 2007 .

Selain lagu, pohon Natal beserta pernak-perniknya juga menjadi bagian yang tak pernah luput. Hampir seluruh umat nasrani di dunia mempunyai pohon Natal dengan beragam ukuran dan jenis. Tahu kah Anda kenapa ia begitu berarti?

Menurut beberapa legenda yang bertebaran di dunia, tradisi ini berawal dari cerita sang tokoh Reformasi Gereja, Martin Luther, saat ia sedang berjalan-jalan di hutan pada suatu malam. Terkesan dengan keindahan gemerlap jutaan bintang di angkasa yang sinarnya menembus cabang-cabang pohon cemara di hutan, Martin Luther menebang sebuah pohon cemara kecil dan membawanya pulang pada keluarganya di rumah.

Untuk menciptakan gemerlap bintang seperti yang dilihatnya di hutan, Martin Luther memasang lilin-lilin pada tiap cabang pohon cemara tersebut.

Berkaitan dengan itu, sebuah tren baru muncul ke permukaan. Untuk tahun ini, pohon Natal yang dipasarkan di beberapa outlet pernak-pernik Natal di komunitas kita terlihat lebih glamour dan ber-gliter.

“Tren baru tahun ini lebih ke gliter baik pada pohon Natal maupun pernak-perniknya. Warnanya lebih manis dan menyejukkan jiwa. Untuk harga tak jauh berbeda dengan tren lama,” ungkap pengelola Indah Alam, Jepri.

Tren baru yang ditawarkan Indah Alam terdiri dari gliter hijau, gliter emas, dan jarum salju hijau dengan beragam ukuran. Perbedaan produk ini dengan yang lama terletak pada ujung pohon Natal yaitu terdapat gliter.

Sedang perbedaan antar ketiga jenis produk ini terdapat pada bagian ujung dan warna pohon. Gliter hijau memiliki pohon berwarna hijau tua sedang ujung pohonnya terdapat gliter putih yang menyala. Untuk gliter emas pohonnya berwarna hijau muda dengan gliter berwarna emas sedangkan jarum salju hijau memiliki warna pohon hijau muda dengan gliter hijau yang mengembang pada ujungnya.

Hal senada juga diungkapkan Siat Nie, pemiliki pernak-pernik Natal yang terletak di Mal Taman Palem Lestari ini mengatakan bahwa tren baru pohon Natal dan pernak-perniknya mengarah ke gliter. Selain lebih efisien, produk ini tampil lebih kuat.

“Keistimewaan produk baru ini terdapat pada gliter. Dengan gliter inilah Anda tak perlu menggunakan asesoris kapas untuk membuat salju karena cahaya gliter telah mewakili keberadaan salju. Sehingga lebih efisien dalam bentuk waktu dan uang,” ucap Siat Nie.

Tak hanya itu, pohon gliter ini juga terlihat lebih kuat dan tidak mudah rontok, sehingga bisa digunakan sampai bertahun-tahun. Untuk harga yang ditawarkan berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung dari ukuran dan jenisnya.

Pernak-pernik Natal rupanya tak mau kalah, mereka juga keluar dengan tampang baru. Untuk asesoris pohon Natal (bola) misalnya, meski tak jauh beda dalam bentuk dan ukuran pada tahun-tahun sebelumnya, namun jika dilihat dari desain perubahan itu begitu kental, yaitu lebih bermotif, bergliter, dan berwarna lembut dengan harga berkisar antara Rp55.000 - 175.000.

Kupu-kupu juga demikian, kalau dulu terbuat dari stoking dengan corak sederhana. Kini ia tampil sedikit glamor dengan balutan gliter, bulu, mote, dan warna yang menawan. Pita untuk hiasan pohon Natal juga berbeda dari tahun kemarin yaitu lebih bermotif dengan warna yang menarik.

Model gliter juga turut menyertai produk Natal lainnya. Seperti bulan sabit yang biasanya digunakan untuk menghias meja atau altar, dan Garlan yang biasanya digunakan untuk menghias ruangan dan tangga.

Untuk kristal gantung, tren tahun ini berbentuk gepeng dengan panjang mulai 60-70 cm, harganya mulai dari Rp75.000.

Semua produk-produk ini bisa Anda dapatkan di komunitas kita yaitu di Indah Alam, Metro Broadway, dan outlet Natal yang berada di Mal Taman Palem Cengkareng.

Tips Hemat Merancang Pohon Natal

1. Siapkan bujet
Persiapkan bujet khusus untuk merancang pohon Natal, meski Anda membuat pernak-perniknya sendiri.

2. Datangi outlet Natal
Kunjungi beberapa outlet Natal yang ada disekitar Anda jauh hari sebelum Natal datang. Cari tahu informasi tentang jenis, kualitas, dan harga barang yang mereka jual.

3. Jatuhkan Pilihan
Jika sudah mendapatkan informasi tentang barang-barang yang mereka jual. Segeralah jatuhkan pilihan Anda, karena biasanya harga akan naik secara perlahan.

4. Pohon kecil
Agar menghemat pengeluaran, pilihlah pohon Natal dengan ukuran kecil sebesar 2 kaki karena harganya jauh lebih ringan yaitu sekitar 100 ribuan.

5. Pernak-pernik
Begitu juga dengan pernak-pernik pendukung Natal. Jangan lupa beli secukupnya dengan ukuran yang tak terlalu besar. Karena semakin besar dan banyak barang yang Anda beli, akan semakin besar pengeluaran yang akan dikeluarkan.

6. Sesuai dengan bujet
Pastikan memiliki bujet khusus untuk membuat pohon natal yang sudah Anda siapkan dari bulan sebelumnya, dan ingat jangan melakukan pembelian lebih dari bujet yang telah Anda tentukan.

7. Pergi sendiri
Usahakan untuk pergi sendiri ke outlet-outlet Natal yang ada disekitar Anda. Karena jauh lebih cepat dan mudah dibanding pergi berburu pernak-pernik Natal bersama keluarga. Tak hanya itu, keinginan yang berbeda pada masing-masing kepala, tentu akan menjadi kendala melakukan pemilihan.

Harga Pernak-pernik natal
Pohon Natal plastik polos : Rp100.000 - 4.000.000
Pohon beserta pernak-pernik Natal : Rp2.500.000 - 20.000.000
Pernak-pernik pohon : Rp55.000 - 175.000
Lampu led beraneka warna : Rp375.000
Hiasan rumah (kristal) :Rp75.000/pc

[+/-] Selengkapnya...

Jumat

Mengenal Ikan Raksasa Amazon


Dari namanya saja sudah terlihat keunikannya, apalagi jika Anda melihat secara langsung wujud binatang laut asal sungai Amazon ini. Badannya yang bersisik kasar dan besar, plus matanya yang tajam, membuat Anda tak berkedip melihatnya.

Ikan Araipama merupakan mamalia yang berasal dari sungai Amazon, Amerika Selatan. Di negara asalnya, ikan ini dikenal dengan nama Pirarucu yang artinya ikan raksasa (besar). Ia hidup dalam suhu 24-30ºC dan dapat berkembang dengan panjang mencapai 5 meter dan berat 200 kg.
Araipama termasuk dalam kelompok Osteoglossidae (ikan berlidah dan bertulang) seperti ikan Arwana. Selain bernapas dengan insang, ternyata Araipama juga bisa bernapas di udara dalam kondisi tertentu.
Dengan begitu, Araipama bisa menyelamatkan diri ketika kondisi air sedang surut, karena biasanya ia akan menggulungkan diri membentuk bola dan membenamkan diri dalam lubang sampai air kembali datang.
Tak ayal, dengan kemampuannya bernapas dalam dua situasi, membuatnya muncul ke permukaan setiap 5-20 menit sekali, tergantung dari ukuran dan usianya. Untuk Araipama muda, biasanya muncul ke permukaan setiap 5 menit sekali, sedang Araipama besar muncul setiap 18-20 menit sekali.
Selain mampu bernapas di udara, keunikan lain yang dimiliki Araipama adalah terletak pada lidahnya. Lidah Araipama memiliki panjang kurang lebih 15 cm. Pada saat dewasa, lidah tersebut memiliki struktur bertulang dan permukaannya kasar. Tak jarang penduduk setempat menggunakannya untuk alat mengampalas atau menghaluskan kayu dan bahan-bahan lainnya.

Ikan Penyayang
Araipama termasuk hewan yang berkembang biak dengan bertelur. Dalam sekali bertelur, Araipama betina bisa menghasilkan 50.000 butir telur. Untuk tempat berkembang biak, mereka memilih lubang yang dibuatnya sendiri.
Dan biasanya sang induk betina akan menjaga telurnya hingga menetas. Setelah itu, induk jantan akan menjaga anaknya dalam mulut dan melakukan komunikasi melalui pherophone yang ada di bagian kepalanya.
Dengan kedekatan ini, hubungan antara mereka benar-benar terjaga, bukan hanya di Sungai Amazon, tapi juga di akuarium yang telah disiapkan Sea World Indonesia.

Datang ke Indonesia
Ikan purba yang satu ini, datang ke Indonesia sejak tahun 1990, ia dikenal dan dipelihara oleh orang-orang tertentu dengan menggunakan akuarium kecil. Setelah besar, Araipama biasanya akan mati, karena minimumnya ruang.
Oleh karena itulah, pengelola Sea World memiliki inisiatif untuk melestarikan hewan purba ini ke dalam sebuah akuarium besar sehingga ia bisa terus hidup bahkan dinikmati oleh semua masyarakat Indonesia.
Menurut survei di lapangan, ikan Araipama bisa hidup hingga 6 tahun lamanya dengan panjang hingga 5 meter jika berada di lautan lepas dan 3 meter dalam akuarium.

Hadir di Sea World Indonesia
Kalau dulu ikan ini hanya ditemui di sungai Amazon, kini tidak lagi, karena sebuah pusat rekreasi keluarga yang mengatasnamakan dirinya Sea World telah membuat sebuah inovasi baru dengan menghadirkan ikan raksasa ini ke tanah air sejak 6 Oktober 2007 lalu.
Semua warga Indonesia bisa mengenal binatang raksasa ini lebih dekat, dalam, dan terbuka di tempat tersebut.
Wahana Araipama terletak pas di depan pintu masuk Sea World. Setidaknya ada 19 ikan Araipama disajikan Sea World dalam sebuah akuarium besar dengan ditemani beberapa jenis ikan lainnya, seperti Redtail Catfish (ikan lele ekor merah), Pacu (ikan bawal air tawar), dan Tiger Catfish (ikan lele macan).

[+/-] Selengkapnya...