Dipakainya daging sapi jenis prime steer (sapi asal Australia grade tertinggi) berukuran besar pada steak olahan Eat Me menjadikannya unggul dalam hal porsi dan rasa.
Steak adalah potongan daging (biasanya sapi) yang kebanyakan dipotong tegak lurus. Pengolahannya melalui proses pembakaran menggunakan grill atau sejenis kompor. Kita mengenal dua jenis bahan daging untuk steak yaitu, sirlion dan tenderloin.
Sirloin berasal dari kata sir (panggilan buat laki-laki) yang artinya keras. Sedangkan tenderloin berasal dari kata tender yang artinya empuk/lunak.
Karena penggemarnya datang dari beragam usia dan kalangan, steak tidak selalu identik dengan penganan buat mereka yang berkantong tebal saja. Sebagai bukti, kini banyak berdiri steak house yang menawarkan steak dengan kisaran harga terjangkau.
Sebut saja Eat Me yang merupakan steak house ala western dengan menu utama steak. Semua yang ditawarkan adalah steak original—dagingnya tidak dilapisi tepung.
Gampang saja mencirikan steak house satu ini. Pada bagian depannya tertera tulisan "Eat Me, You’ll Be Addicted”. Maksud dari “You’ll Be Addicted” yakni pengunjung akan ketagihan dan ingin mencoba lagi steak ala Eat Me.
Pilihan menu tersedia di antaranya, Australian Beef Tenderloin Steak, Australian Beef Rib EyeSteak, Australian Beef Striploin Steak, Pork Steak, Chicken Steak (disajikan dengan pilihan saus blackpepper/saus jamur/saus barbeque), Norwegian Salmon Steak (dengan saus teriyaki/saus lemon & keju), dan Grandpa Fish and Chips (dengan saus tartar).
Satu pembeda steak Eat Me dengan steak house umumnya, yaitu bahan daging sapi yang dipakainya adalah daging sapi jenis prime steer (sapi asal Australia grade tertinggi) berukuran besar.
AdInfo sempat menjajal satu porsi Australian Beef Tenderloin Steak rekomendasi chef Eat Me. Tekstur daging jenis tenderloin terasa empuk sekali, sepertinya dimasak sudah sangat matang dan dihidangkan dengan pembakaran yang sempurna. Menu lain rekomendasi chef adalah Norwegian Salmon Steak yang tersaji dengan saus teriyaki/saus lemon & keju.
Satu porsi steak tersaji bersama dengan kentang, jagung, dan wortel yang porsinya lumayan banyak. Pun kuah dan bumbu yang disiramkan di atas steak juga sangat pas di lidah. “Itu salah satu perbedaan mendasar steak Eat Me dengan tempat steak lainnya sekitar sini. Menyoal rasa, steak Eat Me memang tidak ada duanya,” ungkap Owner Eat Me, Rooseno K.
Well done
Penikmat steak di sini, kata Seno, lebih menyukai steak yang dimasak well done tidak meninggalkan sisa warna merah atau lebih jelasnya lagi, steak tersebut tidak setengah matang. Steak jenis ini justru lebih digandrungi orang Indonesia dengan tingkat kematangan yang sempurna, karena suhu daging ketika selesai dimasak adalah 80 derajat celcius.
Pilihan lain jenis kematangan steak, lanjut Seno, adalah steak rare sebagian besar masih bewarna merah karena suhu daging setelah selesai dimasak adalah 60 derajat celcius. Lainnya adalah steak medium yang cara mengolahnya antara rare dan well done. Bagian tengahnya masih berwarna merah, sedangkan bagian sisinya berwarna merah muda dan suhu daging ketika selesai dimasak sekitar 70 derajat celcius.
Bicara harga, steak di Eat Me yang berlokasi di Jalan Muara Karang ini, dibandrol berkisar Rp 38 ribu – Rp 65 ribu. “Harga segitu terbilang murah apabila dibandingkan steak yang berada di restoran. Harga minumannya juga masih cukup standar, ada milk shake, softdrink, dan jus buah dengan harga Rp 6.500 - Rp 25 ribu.
Sebelum menyantap steak, Anda harus mencoba menu pembuka seperti Chicken Berry Mayo (chicken fingers with berry mayo) dan Swiss Cheese Founde yang selalu di-request pengunjung. Kemudian, tak terasa lengkap apabila Anda tidak mencicipi menu penutup Choco Lava Cake. Ketika Choco Lava Cake mendarat di mulut, coklat klasik Perancis yang secara harfiah akan meleleh di mulut Anda.
Sedangkan Swiss Cheese Founde yang dikombinasikan dengan saus, brokoli segar dan baguette Perancis, disajikan dengan keju leleh hangat. “Di daerah sini jarang kita temukan makanan seperti ini dengan harga terjangkau,” ujar Senno.
Menu lainnya yang cukup diminati juga adalah french fries, kentang goreng lokal, spaghetti, mushroom, burger, dan nasi paprika. “Menu ini sangat cocok bagi Anda yang tidak mau makan terlalu banyak dan berdiet di malam hari,” ungkapnya.
Sebagai pelepas dahaga, Eat Me menyediakan aneka minuman dingin dan panas. Pilihannya, Ice/Hot Tea, Ice/Hot coffee, Ice/Hot Coffee Milk, Ice/Hot Milo, Ice/Hot Milk Tea, Ice/Hot Mochaccino dan Ice/Hot Lemon Tea.
Menariknya, ketika Anda menyantap steak di Eat Me, Anda seperti menyantap steak di kafe pinggir jalan kota Paris, Perancis yang terkenal romantis. “Kami memang menyuguhkan suasana seperti di sana, dinding, meja-kursi, langit-langit, dan lantai didesain berwarna putih dan sengaja tidak menempatkan pernak-pernik pada dinding ruangan,” tutup Seno.
Sabtu
Empuknya Prime Steer Eat Me
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
10.11
0
komentar
Label: Kuliner
Senin
Ayam Taliwang Senggigi Lombok
Pedasnya Bisa Mengikuti Selera
Saat menginjakan kaki di depan rumah makan Ayam Taliwang Senggigi-Lombok, Taman Palem Lestari Cengkareng, aroma harum ayam bakar sudah menggelitik hidung. Ayam Taliwang di sini sebelum dibakar diungkep dulu hampir krg lbh 1 jam setelah itu dibakar dengan dicelup dalam ramuan bumbu khas taliwang, maka tidaklah mengherankan kalau dagingnya empuk dipadu dengan kekayaan citarasa bumbu khas lombok yg luar biasa unik!
Jika Anda ingin berwisata kuliner makanan khas Lombok, tidak sempurna jika belum mencicipi ayam Taliwang. Rasa pedas yang menyengat dari bumbu ayamnya memang menjadi ciri khas masakan ini.
Tidak hanya restoran mentereng yang menjual menu khas Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat ini, pedagang kaki lima pun kini menjualnya. Itu karena memang Ayam Taliwang sudah kian populer di Jakarta.
Satu di antaranya Rumah Makan Ayam Taliwang Senggigi-Lombok yang berlokasi di Jalan Taman Palem Lestari, Cengkareng. Menyantap Ayam Taliwang di sini seperti menikmati masakan Ayam Taliwang asli seperti di kampung asalnya.
Ayam Taliwang Senggigi Lombok selalu dipadati pengunjung, bahkan saat jam makan siang sudah lewat sekalipun. Seorang ibu datang dan memesan Ayam Taliwang komplit untuk satu acara di kantornya. ”Sebenarnya di daerah Taman Palem Lestari ini, ada banyak warung makan berbahan baku ayam juga. Tetapi, entah kenapa, mereka memilih Ayam Taliwang? Satu yang pasti karena kelezatan rasanya,” ungkap Pemilik Ayam Taliwang Senggigi-Lombok Taman Palem Lestari, Nancy Marduli.
Ia pun menambahkan, selain menu Ayam Taliwang di sini memang lezat, suasana interiornya juga terkesan cozy. Ada perpaduan interior tradisional dan modern. Khusus interior, pengerjaannya kami percayakan pada Line-Up Design & Consultants.
Satu yang membedakan kami adalah ayam taliwang kami dibuat supaya bisa dinikmati juga oleh kalangan anak-anak dan bagi mereka yang tidak terbiasa dengan makanan pedas. Dan bagi pecinta makanan pedas juga dimanjakan dengan sapuan cabai yang asam pedas menggigit ditambah dengan saus sambal khas taliwang yg unik!
Beberapa menu masakan variatif yang ditawarkan Ayam Taliwang & Seafood Pantai Senggigi yaitu, Ayam Bakar/Goreng Taliwang, Ayam Bakar Kecap, Ayam Lombok Hijau, Ayam Lada Hitam dan Ayam Mentega. Selain menu spesial Ayam Taliwang, juga tersedia Menu Seafood seperti Bawal, Kue, Gurame, Udang, Cumi, Kepiting, Kerang Ijo dan Kepa.
Yang uniknya lagi untuk seafood seperti ikan, udang, cumi dan kepiting yg dibakar dengan bumbu taliwang juga menghasilkan rasa yang luar biasa unik karena perpaduan rasa bumbu taliwang dengan cita rasa asli dari bahan baku seafood tersebut . Rasanya mantap. Resapan bumbu pedas dan sedikit manis akan terasa, unik di setiap jenis seafood. Benar-benar memanjakan para penikmat kuliner.
Disamping itu juga ada menu sop iga sapi dan iga bakar, disini sop iga yang kami sajikan beda dengan kebanyakan sop iga lain yang berkuah bening. “Sop iga disini kuahnya kuning namun bukan berbahan santan sehingga tetap aman & tetap sehat untuk dikomsumsi. Kami juga akan berinovasi terus demi memanjakan para customer kami,” promo Nancy.
Bumbu Asli Lombok
Bila ditanya kenapa racikan bumbu ayam Taliwang menggunakan resep asli dari Taliwang, alasannya adalah untuk menjaga keaslian bumbu daerah yang terkenal lezat dan nikmat. “Bahkan, dalam menjaga kualitas rasa, kami pun mendatangkan beberapa rempah asli dari Lombok sehingga keasliannya tidak diragukan lagi,” jelas Nancy.
Bila ada perubahan tingkat kepedasan, tambahnya, itu wajar saja. Itu karena seiring migrasi penduduk dari berbagai daerah luar NTB ke Lombok. Mau tak mau, makanan pun harus disesuaikan. Banyak restoran pun berbenah, termasuk sedikit mengubah komposisi bumbu yang lebih disesuaikan dengan lidah pelanggan.
“Contohnya jika pelanggan kebanyakan orang Yogyakarta, bumbunya akan dibuat berasa manis. Dengan cita rasa manis, tentunya bagi orang Sasak atau Manado, jadi kurang ‘menggigit’. Kalau sudah begitu, biasanya akan disediakan pula bumbu sangat pedas atau tambahan sambal,” tambahnya.
Pengakuan Nancy, bumbu Ayam Taliwang sebenarnya sederhana namun memang cara pengolahannya yang membutuhkan ketelatenan. Cabai merah besar setelah dikeringkan dan menjadi kehitaman, diulek bersama cabai rawit dan terasi. Cabai yang sudah diulek itu digoreng, diberi air dan sedikit perasan limau.
Bawang putih dan garam diulek untuk bumbu memanggang ayamnya. Menurut cerita warga Karang Taliwang, dulu orang membuat Ayam Taliwang dengan sedikit lebih rumit. Ayam kampung yang akan dimasak dikejar-kejar dulu sebelum ditangkap. Sementara ayam dikejar, para orangtua menyiapkan bumbu dan meraciknya. Jika pada awalnya ayam hanya dibakar atau dipanggang, kini dijual pula ayam goreng untuk variasi bagi yang tidak suka panggangan.
Plecing Kangkung
Untuk pelengkap menu, Plecing Kangkung yang juga khas Lombok tentu menjadi pilihan. Belum lengkap rasanya jika makan Ayam Taliwang tanpa Plecing Kangkung. Entah karena tanahnya atau karena air tanahnya yang berasal dari Rinjani, kangkung di Lombok terlihat dan terasa berbeda dibandingkan dengan kangkung dari daerah lain. Makanya, tidak heran kalau kangkung menjadi oleh-oleh alternatif dari Pulau Lombok.
“Satu porsi Plecing Kangkung berisi kangkung, kacang panjang, toge dan kacang goreng. Bahan-bahan itu direbus terlebih dahulu. Tepat di atas kangkung dibubuhi sambal terasi khas Lombok. Rasanya? Kriuk-kriuk, pedas dan segar,” terangnya.
Untuk sambal plecing, selain tomat, cabai rawit, jeruk limau, dan kacang, terasi masih tetap digunakan. Rasanya sedap. “Plecing kangkung. Itu yang sering orang bilang. Memang, selain Ayam Taliwang, Plecing Kangkung sudah menjadi trademark kuliner pulau Lombok,” tutupnya
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
10.54
0
komentar
Label: Kuliner
Kamis
Dapoer Bu Wid
Pilih Soto Banjar atau Sop Ikan Patin
Indonesia memiliki ragam masakan daerah dan masing-masing memiliki kekhasan rasa dan penyajian berbeda.
Peluang tersebut ditangkap oleh para pengusaha kuliner dengan mendirikan rumah makan dengan menyajikan masakan daerah. Satu di antaranya, Dapoer BuWid yang berlokasi di bilangan Rukan Cordoba PIK.
“Dapor BuWid yang masih baru ini menyajikan masakan daerah dengan penyajian ala masakan rumahan,” kata Opr Manager Dapoer BuWid, Nasrulloh.
Pria ramah ini menambahkan, Dapoer BuWid memang ahlinya masakan daerah. Banyak artis ibukota bertandang ke sini dan mengacungkan jempol untuk masakan daerah olahan Dapoer BuWid. Mereka di antaranya, Dwi Yan, Ricky jo, String, dan masih banyak lagi artis lainnya.
Semua masakan daerah olahan Dapoer Bu Wid memakai bahan-bahan yang segar dan tanpa bahan pengawet. Ada sekitar 40 item masakan daerah yang tersedia di sini, di antara favorit pengunjung: Soto Banjar, Sop Ikan Patin, Ayam Bakar Genit, Burung Dara Hongkong, dan masih banyak lagi.
Selain unggul karena rasa masakan, suasana di sini didesain “fell at home”. Bosan dengan suasana dalam ruangan, pengunjung juga bisa beranjak ke lokasi luar ruang yang terletak di depan pintu masuk. Rasanya, menikmati makan malam bersama teman, kekasih, atau keluarga di area luar Dapoer BuWid, menjadikan suasana makan malam terkesan romantis.
Kuah Tanpa Santan
Sebut saja salah satu item masakan daerah Dapoer BuWid yang menjadi favorit pengunjung, yaitu Soto Banjar. Warna kuah Soto Banjar bening karena tidak menggunakan santan, namun tidak kehilangan rasa gurihnya. Dalam satu porsi Soto Banjar, berisi suir daging ayam kampung, perkedel, telor, bawang goreng, seledri, dan soun.
Nasrulloh boleh berbangga karena Soto Banjar Dapoer BuWid banyak disukai banyak pengunjung, khususnya anak-anak. “Biasanya, mereka datang bersama orangtua setiap akhir pekan. Sebagai informasi, soto banjar sendiri adalah best seller buat makanan berkuah kami. Soto Banjar terasa nikmat apabila kuahnya dicampur perasan air jeruk nipis. Alhasil, kuah soto berasa lebih segar dengan sedikit rasa asam jeruk nipis,” ujar Nasrulloh.
Selain itu, menu lain yang banyak dipesan adalah Sop Ikan Patin,menu ini kreasi buWid sendiri. Jenis ikan yang dipakai bukan Patin warna hitam, tapi yang putih. “Kami pakai ikan patin warna putih. Itu karena rasa dagingnya lebih lembut, gurih dan kenyal di banding patin warna hitam. Agar aromanya lebih segar , kami campurkan daun Kemangi,” ungkapnya.
Burung Dara Hongkong
Dapoer BuWid juga menyediakan masakan oriental seperti Burung Dara Hongkong. Kalau biasanya daging burung dara alot, berbeda dengan yang tersaji di sini. Dagingnya benar-benar empuk. Wajar saja apabila dalam setengah hari, bisa terjual 50 porsi Burung Dara Hongkong.
Cara pengolahan burung dara hanya digoreng biasa. Biarkan sampai benar-benar empuk dan garing. “Kami memastikan, dalam 15 menit, Burung Dara Hongkong siap disantap. Dalam satu porsi Burung Dara Hongkong, terdapat 4 bagian yang sudah terpotong-potong,” kata Nasrulloh.
Bagi penyuka Burung Dara Hongkong, biasanya mereka “mencubit” dagingnya pakai tangan, lalu dicampur dengan garam berbumbu. Rasa bumbunya sendiri gurih . Pilihan lain selain bumbu Hongkong adalah sambal dan jeruk nipis.
Masakan favorit lainnya, bisa dipilih Ayam Bakar Genit. Rasanya manis-pedas dan tersaji secara tradisional. Satu porsi Ayam Bakar Genit ada timun, seleda, tomat dan kol. Ada juga Nasi Pecel yang dihidangkan dengan, sayuran,ayam goreng, tahu bumbu bali, dan rempeyek. Sayuran pada pecel selalu baru dan segar.Serta Asem-asem Iga dengan rasa nano-nano sedikit pedas yang akan menambah selera makan kita.
Sebagai pelepas dahaga, pilihannya bisa es campur ala dapoer buwid,es kacang hijau,dan es merah delima. Serta Slusy Ice perpaduan minuman juice yang dicampur dengan buble didalamnya membuat sensasi rasa yang unik,dengan berbagai macam rasa seperti bluberry,mango,lychee,strawberry,bubble gum,slusy ice di sajikan.
Bicara range harga masakan di Dapoer BuWid dari Rp 15.000 – 35.000. Sedangkan minuman dari Rp 3000 – 12.000. Dapoer BuWid beroperasi setiap hari dari pukul 10.00 - 22.00.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
11.44
0
komentar
Label: Kuliner
Selasa
Nikmatnya Bebek Bakar Daun Sedap
Unggas apapun namanya sangatlah menarik bila dijadikan masakan, sebut saja Ayam Bakar, Ayam Goreng, Burung Dara Bakar atau Goreng, Bebek Goreng ataupun Bakar. Semuanya apabila diracik dengan menu yang benar tentunya akan menjadikan sensasi makanan yang sangat spesial.
Namun ada menu dari unggas yang memerlukan perlakuan istimewa, yakni bebek. Dalam meracik bebek baik untuk goreng ataupun bakar tidak bisa langsung di bakar ataupun digoreng, karena kalau hal itu dilakukan daging bebek akan semakin alot.
“Mengolah bebek membutuhkan penanganan yang tidak mudah, karena ciri khas dari daging bebek itu sendiri memiliki kecenderungan alot (keras) dan berbau khas,” jelas Pemilik Daun Sedap, Elly Gandi.
Ia pun melanjutkan, menu bebek olahan Daun Sedap telah mampu mengatasi semua permasalahan ataupun kelemahan-kelemahan dari pengolahan bebek tersebut. Menu bebek yang disajikan adalah bebek yang super empuk dan bebas dari semua bau yang “mengganggu” kenikmatan saat bersantap.
Daun Sedap memiliki menu antara lain: Bebek Bakar Daun Sedap (disajikan dengan lalapan dan sambal) dan Bebek Goreng.
Menu makanan bebek Daun Sedap selalu menyajikan daging bebek yang benar-benar “fresh”. Artinya, dimasak dan dijual di hari yang sama. Kami tidak pernah menjual “bebek sisa”, karena bebek goreng baru akan dipesan lagi ketika stok yang dijual tinggal sedikit.
Sedangkan bumbunya menggunakan bumbu-bumbu berkualitas dan pilihan. Racikan resepnya pun rahasia keluarga yang dibuat untuk memanjakan lidah para penikmat kuliner bebek. Kombinasi bumbu ditakar secara akurat sehingga mampu memberikan sensasi kualitas rasa khas yang sangat istimewa dan konsisten yang tidak dijumpai pada menu makanan bebek-bebek di restoran lainnya.
“Racikan bumbu spesial digoreng atau dibakar dengan suhu dan lama tertentu. Sehingga membuat nikmat rasa bebek goreng dan bumbunya terasa sampai ke tulang-tulangnya,” aku Elly.
Elly menganjurkan untuk mencoba Bebek Bakar Daun Sedap. Selain dagingnya yang sangat empuk, tidak amis, dan tidak banyak mengandung minyak, sambalnya pun top markotop seperti yang konsumen mau. Pedas dan sangat pedas.
Bebek Bakar
Menyantap bebek bakar memang semakin nikmat apabila ditemani dengan sambal. Jika sambal habis, Anda bisa menambah sambal tanpa harus membayarnya alias gratis. Kenikmatan menyantap bebek bakar memiliki sensasi yang belum pernah Anda rasakan. Saking enaknya, dijamin tidak terasa Anda sudah memesan dua porsi.
Mendengar cerita itu, AdInfo langsung memesan Bebek Bakar Daun Sedap dengan minuman jus melon dan stroberi. Satu porsi berisi bebek bakar, timun, tomat, daun kemangi dan salad.
Sambil menunggu hidangan yang kami pesan, waktu yang ada coba dimaksimalkan dengan berbincang ringan bersama Elly dengan santai. Obrolan pun hanya berlangsung lebih kurang 15 menit karena hidangan yang kami pesan sudah berada di meja makan. Tanpa menunggu lama, Bebek Bakar itu langsung kami sikat. Hmmm, daging bebeknya memang benar-benar empuk. Bukan hanya itu saja, kulitnya pun begitu renyah yang berarti minyak lemaknya berkurang drastis.
Elly mengungkapkan, Daun Sedap ini baru berumur beberapa minggu. Posisi Daun Sedap sendiri sangat strategis di jajaran Rukan Cordoba, berada tepat di depan Waterbom PIK dan dekat dengan jalan Tol. Seperti diketahui, terdapat cukup banyak usaha kuliner di rukan tersebut. Semua itu adalah nilai plus yang menguntungkan.
Selain bebek bakar dan goreng, Daun Sedap juga menyajikan menu Ayam Goreng, Burung Puyuh Goreng, Chicken or Duck Satay, Ayam Betutu, Spicy n Sous Duck Soup, dan Ikan Lele Goreng. Untuk minuman menyediakan aneka jus dan es dan minuman ringan lainnya.
Soal harga? Kata Elly tidak terlalu mahal. Berkisar Rp 13.500 untuk Ayam Goreng hinga Rp 60 ribu untuk Ayam Betutu. Hati dan empela goreng/bakar Rp 5 ribu. Daun Sedap buka setiap hari dari pukul 10.00 - 22.00.
Daun Sedap menyediakan juga lunch dinner set menu Rawon Sapi seharga Rp 28 500. Satu porsi Rawon sapi berisi: rawon sapi, telur asin, baby tauge & perkedel, disajikan dengan nasi putih. Lain lagi dengan set komplit yang dihargai Rp 33.500. Set tersebut berisi: sate bebek sup garang asam, lalapan , dan disajikan dengan nasi putih.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
15.51
0
komentar
Label: Kuliner
Jumat
Benjo Resto
Satu Pilihan di Muara Karang
Siapa yang tidak tau daerah Mura Karang. Daerah yang berada di kawasan Jakarta Utara ini menyimpan sejuta rasa bagi pecinta kuliner. Deretan depot makan, resto, dan kafé berjejer rapi di sepanjang jalan. Jika kebetulan berada di kawasan ini, Anda bisa menggali cita rasa berbagai menu makanan.
Seperti halnya Benjo Resto yang terletak di Jalan Muara Karang Raya ini. Di sana, terdapat berbagai menu dahsyat yang siap menggoyang lidah. Di antaranya, menu Crab Pinchi, Ikan Kebuli, Kepiting Saus Padang, Soup Asparagus, Steak, dan Spagheti.
Selain itu, tersedia pula berbagai pilihan steak & spagheti. Pun dengan menu eropa food, bistik serta vegetarian. Untuk menu minumanya, tersedia berbagai pilihan soft drink, aneka juice dan es unik seperti Es Buah Air Mata Pengantin dan Black Sweet.
Dengan fasilitasnya yang minimalis, tidak menjadikan resto yang mempekerjakan 10 orang karyawan ini dipandang sebelah mata.
Crab Pinchi (kepiting yang dimasak dengan saus spesial dengan aroma rasa nanas) siap menggoyang lidah Anda dengan sejuta kenikmatan kentalnya bumbu yang ditaburkan. Kesegaran kepiting dapat dipilih terlebih dulu untuk menentukan berapa ons Anda mampu melahapnya.
Menu ini dimasak dengan bumbu-bumbu yang diblender halus terlebih dulu dan dibakar selama 10 menit. Setelah itu, nikmatilah setiap bagian kepitingnya hingga jangan ada yang tersisa sedikit pun. Tambahan satu piring nasi, menjadi pendamping setia saat Anda menyantapnya.
Bila Anda hanya tertarik dengan kepitingnya saja, harga yang ditawarkan sekitar Rp 10.000/ons. Anda pasti sangat puas melahap menu ini. Dengan tampilan yang sangat menggoda, Anda patut mencobanya biar tidak penasaran.
Juga tersedia menu Ikan Kebuli (ikan yang dimasak dengan cabe kasar dengan aroma nanas dan bumbu spesial). Cabe yang dicincang kasar ditambah beberapa bumbu pilihan akan membuat lidah Anda siap bergoyang menahan rasa yang ditawarkan ikan ini.
Ikan segar yang telah diolah dan dibumbui dengan bahan yang dirahasiakan, membuat menu ini patut diperhitungan dalam memori makan Anda.
Jangan mengaku penggila steak jika belum mencicipi steak Benjo Resto. Daging steak-nya cukup berkualitas dan sebanding dengan harga yang ditawarkan. Rasa manisnya begitu kental berkombinasi serasi dengan steaknya. Dagingnya pun tidak alot dan yang paling penting, harganya murah meriah.
Begitu suapan pertama, sausnya yang lumer di lidah menambah nikmatnya menu ini. Rasanya sangat pas bercampur dengan daging yang empuk menggoyang lidah.
Dengan segala keunggulan dan fasilitas yang ditawarkan Benjo Resto, Anda tidak akan rugi dan merasa percuma menukarkan setiap lembar rupiah ketika menikmati menunya.
Diposting oleh
majalah AdInfo PURI
di
16.01
0
komentar
Label: Kuliner
Selasa
Stonegrill Express
Masak Steak di Atas Batu
Sesuai dengan namanya, restoran ini menggunakan batu sebagai alat masak. Tapi, batu yang digunakan bukan sembarang batu, melainkan batu vulkanik yang telah dipanaskan sampai 400 0C.
Nama Stonegrill Express mungkin tak asing bagi Anda yang pernah berkunjung ke Pluit Junctions. Dengan ruangan yang nyaman, resto ini tawarkan steak yang segar, bercita rasa tinggi, dan tanpa pengawet. Stonegrill adalah restoran steak ternama dari Australia dan berpengalaman selama puluhan tahun.
Restoran ini memiliki konsep “konsumen dapat menentukan rasa dan kematangan steak” dengan cara penyajian daging mentah (sapi, ikan, cumi, udang, dll) dan segar di depan tamu. Selain main course yang disajikan secara unik, tersedia pula aneka makanan pembuka seperti Baked Portobello yang gurih atau Escargot au Gratin (Siput ala Perancis) yang cepat menjadi favorit para pengunjung Stonegrill Express di Pluit Junction ini.
Bagi para penggemar Steak daging sapi, sangatlah sulit menemukan restoran steak yang bisa mengolah tingkat kematangan yang diinginkan sesuai dengan selera. Namun dengan Stonegrill, tamu justru dipersilahkan ber-eksperimentasi dengan proses memasaknya, untuk mencapai tingkat kematangan yang diinginkan.
Stonegrill adalah restoran waralaba dari Australia dan terkenal di berbagai kota besar dunia antara lain: Singapura, Hongkong, Taipei, Seoul, Bahrain, Moscow, Melbourne, London, Hawaii, New York, dan yang terbaru hadir di Dubai dan Athena (Yunani).
Di Jakarta sendiri, terdapat Stonegrill Dining dan Stonegrill Express. Stonegrill Dining pertama kali hadir di Mega Kuningan. Kemudian dilanjutkan dengan membuka outlet di Arteri Pondok Indah dengan nama Stonegrill Express. Dan pada bulan Mei 2008, Stonegrill Express membuka outlet keduanya di Pluit Junction.
Stonegrill Express menyediakan daging sapi berkualitas premium dari Australia dengan harga dimulai dari Rp.89,000. Bagi yang ingin datang berkunjung Restoran steak ini mempunyai waktu operasional : Minggu-Jum’at 10:00 s/d 22:30 dan Sabtu 10:00 s/d 23:00.
Dekorasi ruangan Stonegrill Express lebih ke arah minimalis dinamis dengan sentuhan warna merah cerah dan hitam. Tersedia sofa empuk agar pengunjung merasa nyaman dalam bersantap di restoran berkapasitas 60 orang ini.
Dimasak di atas Batu
Bila biasanya steak disajikan dalam keadaan siap santap, Stonegrill memiliki tradisi memasak yang unik. Aneka daging (Steak, Seafood, Chicken, Lamb) disajikan dalam keadaan mentah, sehingga pengunjung bisa langsung melihat kesegaran daging sebelum dimasak.
Bukan alat pemanggang biasa atau arang yang membara untuk memasak steak, tapi berupa batu vulkanik yang sudah dipanaskan sampai 400 0C di dalam oven. Batu vulkanik ini berbentuk kotak dan berwarna hitam.
Batu vulkanik tersebut dapat menyimpan panas untuk memasak sampai dengan 30 menit. Jadi, tidak menjadi soal apakah kita ingin steak setengah matang atau benar-benar matang.
Konsep memasak sendiri seperti ini, bisa menjadi pengalaman tersendiri. Kita bisa melihat asap yang mengebul, mencium aroma daging terbakar, dan mencoba memasak steak untuk mencapai tingkat kematangan sesuai dengan selera.
Petunjuk cara memasak pun disiapkan di setiap meja makan dan dianjurkan untuk kita mengikutinya untuk mencapai hasil yang maksimal. Para pelayan juga akan siap sedia menunjukkan cara memasak yang unik ini bagi yang pertama kali datang ke restoran Stonegrill.
Portobelo on Stone
Merupakan menu pembuka ringan (appetizer) berupa jamur besar asal Portugal yang telah dibudidayakan. Jamur yang rupanya seperti roti bagel berwarna coklat ini dipanggang di atas batu vulkanik panas dengan pelengkap salad dan Fresh Tomato Dip yang khas.
Teksturnya yang empuk,lembut, dan juicy saat dikunyah sangat terasa pada kesan pertama mencicipi. Tampilan dan rasa hampir serupa dengan daging, tapi lebih empuk dan manis. Rasa manis dan segar juga akan terasa saat jamur menyentuh tiap pelosok mulut. Kunyahlah pelan-pelan untuk meresapi rasa manis yang keluar dari pori-pori jamur.
Jamur Portugal ini mempunyai kandungan vitamin yang tinggi, belum lagi kandungan mineral, kalsium, dan zat besi yang baik dan sehat bagi tubuh. Jika rutin dikonsumsi, jamur ini juga dapat menyembuhkan bermacam penyakit.
Portobelo on Stone bisa dijadikan pilihan menu favorit yang sehat dan bergizi tinggi. Rasanya yang khas sangatlah berbeda, jauh dari rasa jamur pada umumnya. Apalagi menu ini disajikan tanpa bumbu dapur, jadi hanya rasa asli jamur yang akan Anda nikmati.
Steak
Australian Black Angus Rump Steak merupakan menu main course favorit Stonegrill Express yang merupakan daging sapi segar black angus bagian pinggul. Australia Black Angus Rump Steak menggunakan daging tanpa bahan pengawet atau dibekukan (chilled).
Uniknya, Anda tidak akan mencium bau amis dari daging ini ketika dalam proses memasak melainkan aroma yang sangat menggugah selera. Khusus Black Angus Rump steak ini merupakan bagian dari sapi yang diberi makan aneka gandum selama 300 hari (grainfed 300 days) dan langsung diimpor dari Australia. Dengan taburan lada hitam dan garam yang telah tersedia di setiap meja, daging akan mencapai rasa gurih yang benar-benar prima. Kami anjurkan untuk menyicipi suapan pertama tanpa saus yang telah tersedia karena cita rasa asli daging akan lebih terasa.
Anda juga tak perlu was-was apakah daging yang disajikan masih segar atau tidak. Dengan konsep pengunjung memasak sendiri, Stonegrill Express menyediakan daging mentah yang dapat dilihat langsung apakah segar atau tidak sebelum dimasak. Kesegaran daging terlihat dari warna daging yang tidak biru/hitam, bau steak yang khas saat disaji di atas batu, dan saat dipotong terasa berserat dan tidak hancur.
Karakteristik Steak yang tersedia di Stonegrill Express bisa disesuaikan dengan selera, yakni steak yang gurih dan sedikit berlemak (Australian Rib-Eye), steak yang gurih dan tidak terlalu berlemak (Australian Black Angus Rump), dan steak yang berlemak tebal (Australian Sirloin). Semua ini dengan harga yang terjangkau mengingat daging-daging tersebut merupakan daging impor Australia.
Selain Steak yang ekonomis, Stonegrill Express juga menyediakan beberapa menu favorit dari Stonegrill Dining seperti Black Angus Tenderloin dan Australian Wagyu Rib-Eye.
Seafood
Neptune’s Feast. Menu satu ini khusus buat mereka yang tidak suka dengan daging sapi. Bahan baku seafood seperti, ikan dori, udang pacet, cumi, dan kerang besar NewZealand, disajikan dalam menu yang diberi nama Neptune’s Feast ini.
Cara memasaknya sama dengan menu-menu sebelumnya. Masih menggunakan batu vulkanik panas. Hanya bahan bakunya saja yang berbeda.
Kualitas makanan laut yang digunakan cukup bagus. Lihat saja udang pacetnya atau kerangnya yang memiliki ukuran lebih dari biasa. Khusus untuk seafood, kita cukup memeras irisan lemon diatas hidangan laut di saat memasak. Hasilnya adalah, rasa kerang hijau NZ yang akan terasa sangat manis dan juicy.
Neptune’s Feast disajikan dengan potongan kentang goreng dan Garlic Dip yang merupakan favorit sehingga semakin lezat untuk disantap.
Selain Neptune’s Feast, tersedia juga Salmon, Snapper (Kakap), dan Dori yang dimulai dengan harga Rp. 59’000.
Sejak pembukaan dari Mei 2008 hingga kini, Stonegrill Express telah menjadi tempat yang ideal bagi yang berfitness (mengingat makanan yang dimasak tanpa minyak maupun bumbu berlebihan), acara-acara pertemuan seperti arisan dan ulang tahun keluarga, hingga tempat nongkrong bagi yang menunggu jam putar film di XXI. Tersedia pula free Wi-Fi bagi para pengunjung sehingga Stonegrill Express, selain sebagai resto steak yang unik juga tempat hang-out yang nyaman.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
14.55
0
komentar
Label: Kuliner
Sabtu
Jimbaran Suki,Kuliner Sehat Terjangkau
Jepang sejak dulu memang terkenal akan olahan makanannya yang memiliki cita rasa tinggi dan memiliki tampilan menarik. Aneka menu makanan dari negara ini juga terkenal menyehatkan. Itu karena memang sebagian besar bahan bakunya merupakan olahan hasil laut yang memiliki nilai gizi tinggi.
Jika hanya ingin mencicipi aneka makanan Jepang, kita tak perlu jauh-jauh terbang ke negeri Sakura. Saat ini telah hadir di komunitas kita sebuah restoran dengan nama Jimbaran Suki yang memiliki konsep restoran keluarga. Jimbaran Suki baru saja mengadakan soft opening pada tanggal 9 Mei 2008 lalu.
Kesan pertama ketika mengunjungi restoran yang berlokasi di Daan Mogot Baru ini adalah kentalnya nuansa hijau yang mendominasi interior restoran.
Pengunjung pun akan terkejut ketika melihat daftar menu dengan harga di luar dugaan. “Di Jimbaran Suki, harga masakan yang ditawarkan cukup terjangkau bagi masyarakat. Meskipun begitu, kualitas dan rasanya tetap terjaga,” kata Pemilik Jimbaran Suki, Singgih.
Paket Suki
Paket Suki merupakan salah satu menu Jimbaran Suki yang dapat dipesan untuk 2 - 4 orang. Selain harganya yang relatif murah, rasanya juga sangat spesial. Sauce yang digunakan memiliki cita rasa tersendiri dan terbuat dari bahan-bahan pilihan berkualitas. Sauce ini pun merupakan olahan sendiri dengan racikan bumbu-bumbu khusus yang tidak ada di restoran lain.
Harga dari paket ini Rp 65.000 untuk satu porsi yang terdiri dari enoki balut sapi, chikuwa fish, veg squid ball, bakso salmon, tuna roll, pecai, kangkung, kaldu, dan soun. Enoki balut sapi dalam menu ini sangat berbeda dengan tempat lain. Perpaduan antara jamur enoki dan balutan daging sapinya sangat pas.
Menu lain yang juga merupakan menu andalan dan sedang dalam masa promosi adalah Paket Mangkok. Paket ini sendiri terdiri dari tiga pilihan yakni, Paket Mangkok Satu yang harganya hanya Rp 13.500 dengan isi Salmon Ball, Tuna Roll, Seaweed Roll, Bakso Sapi, Vegetarian Fish Cake, Kangkung dan bonus berupa 2 pilihan, nasi atau bihun. Dengan harga tersebut, berarti pembeli sudah berhemat sebesar Rp 4.350 karena harga aslinya Rp 17.850.
Sedangkan Paket Mangkok Dua harganya hanya Rp 16.500, yang berarti hemat sebesar Rp.2625, isinya terdiri dari Dumpling, bakso Ikan/Sapi, Seaweed Roll, Salmon Ball, Veg Fish Cake, Kangkung, dan bihun atau nasi. Untuk Paket Mangkok Tiga yang harganya hanya Rp 18.500, isinya hampir sama dengan Paket Mangkok Satu dan Dua, namun ada perbedaan Veg Fish Cake yang di ganti dengan Veg Squid Ball.
Paket Mangkok ini sangat cocok buat para karyawan yang hanya memiliki sedikit waktu saat istirahat di siang hari guna mengisi perut mereka.
Di samping itu, terdapat pula menu Paket Sayur yang isinya kebanyakan adalah sayur-sayuran. Sebut saja seperti sawi putih, kangkung, pocay atau pokcoy, Selada Keriting, Enoki, Jamur Kuping, Shitake, Kaldu, dan Soun atau Udon. Paket Sayur bisa dibeli dengan harga Rp 18.000 dan bisa disantap untuk 2 – 4 orang.
Agar setiap menu yang disajikan tetap hangat ketika disantap, setiap meja makan sudah disediakan wadah penghangat. Jadi, meskipun berlama-lama duduk di meja makan, kita tak perlu khawatir makanan menjadi dingin.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
15.17
0
komentar
Label: Kuliner
Jimbaran Suki,Kuliner Sehat Terjangkau
Jepang sejak dulu memang terkenal akan olahan makanannya yang memiliki cita rasa tinggi dan memiliki tampilan menarik. Aneka menu makanan dari negara ini juga terkenal menyehatkan. Itu karena memang sebagian besar bahan bakunya merupakan olahan hasil laut yang memiliki nilai gizi tinggi.
Jika hanya ingin mencicipi aneka makanan Jepang, kita tak perlu jauh-jauh terbang ke negeri Sakura. Saat ini telah hadir di komunitas kita sebuah restoran dengan nama Jimbaran Suki yang memiliki konsep restoran keluarga. Jimbaran Suki baru saja mengadakan soft opening pada tanggal 9 Mei 2008 lalu.
Kesan pertama ketika mengunjungi restoran yang berlokasi di Daan Mogot Baru ini adalah kentalnya nuansa hijau yang mendominasi interior restoran.
Pengunjung pun akan terkejut ketika melihat daftar menu dengan harga di luar dugaan. “Di Jimbaran Suki, harga masakan yang ditawarkan cukup terjangkau bagi masyarakat. Meskipun begitu, kualitas dan rasanya tetap terjaga,” kata Pemilik Jimbaran Suki, Singgih.
Paket Suki
Paket Suki merupakan salah satu menu Jimbaran Suki yang dapat dipesan untuk 2 - 4 orang. Selain harganya yang relatif murah, rasanya juga sangat spesial. Sauce yang digunakan memiliki cita rasa tersendiri dan terbuat dari bahan-bahan pilihan berkualitas. Sauce ini pun merupakan olahan sendiri dengan racikan bumbu-bumbu khusus yang tidak ada di restoran lain.
Harga dari paket ini Rp 65.000 untuk satu porsi yang terdiri dari enoki balut sapi, chikuwa fish, veg squid ball, bakso salmon, tuna roll, pecai, kangkung, kaldu, dan soun. Enoki balut sapi dalam menu ini sangat berbeda dengan tempat lain. Perpaduan antara jamur enoki dan balutan daging sapinya sangat pas.
Menu lain yang juga merupakan menu andalan dan sedang dalam masa promosi adalah Paket Mangkok. Paket ini sendiri terdiri dari tiga pilihan yakni, Paket Mangkok Satu yang harganya hanya Rp 13.500 dengan isi Salmon Ball, Tuna Roll, Seaweed Roll, Bakso Sapi, Vegetarian Fish Cake, Kangkung dan bonus berupa 2 pilihan, nasi atau bihun. Dengan harga tersebut, berarti pembeli sudah berhemat sebesar Rp 4.350 karena harga aslinya Rp 17.850.
Sedangkan Paket Mangkok Dua harganya hanya Rp 16.500, yang berarti hemat sebesar Rp.2625, isinya terdiri dari Dumpling, bakso Ikan/Sapi, Seaweed Roll, Salmon Ball, Veg Fish Cake, Kangkung, dan bihun atau nasi. Untuk Paket Mangkok Tiga yang harganya hanya Rp 18.500, isinya hampir sama dengan Paket Mangkok Satu dan Dua, namun ada perbedaan Veg Fish Cake yang di ganti dengan Veg Squid Ball.
Paket Mangkok ini sangat cocok buat para karyawan yang hanya memiliki sedikit waktu saat istirahat di siang hari guna mengisi perut mereka.
Di samping itu, terdapat pula menu Paket Sayur yang isinya kebanyakan adalah sayur-sayuran. Sebut saja seperti sawi putih, kangkung, pocay atau pokcoy, Selada Keriting, Enoki, Jamur Kuping, Shitake, Kaldu, dan Soun atau Udon. Paket Sayur bisa dibeli dengan harga Rp 18.000 dan bisa disantap untuk 2 – 4 orang.
Agar setiap menu yang disajikan tetap hangat ketika disantap, setiap meja makan sudah disediakan wadah penghangat. Jadi, meskipun berlama-lama duduk di meja makan, kita tak perlu khawatir makanan menjadi dingin.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
10.47
0
komentar
Label: Kuliner
Senin
RM Sinar Binjai,Masakan Khas Rasa Sumatera
Indonesia memiliki kekayaan alam dan kebudayaan yang beraneka ragam, termasuk dunia kulinernya. Binjai, Sumatra Utara, adalah salah satu daerah yang memiliki menu tradisional menarik. Di Jakarta sendiri, masih jarang sekali rumah makan yang khusus menyediakan menu masakan dari daerah tersebut.
Tapi, di komunitas kita, ternyata ada tempat makan Binjai dengan nama Sinar Binjai yang berlokasi di Taman Palem Lestari, Cengkareng. Tempat makan ini menawarkan beberapa menu masakan khas ala Binjai yang di antaranya nasi goreng ala sinar binjai, ifu mie, ayam goreng, dan sebagainya.
Kesan yang di dapat ketika datang ke tempat ini adalah keramahan dari para pelayan, kebersihan tempat, dan keunikan tersendiri karena pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan makanan yang dipesannya. Itu karena konsep tempat makan Sinar Binjai sengaja meletakkan dapurnya di bagian depan.
Nasi Goreng Special ala Binjai
Nasi Goreng Special ala Binjai merupakan salah satu menu spesial di restoran yang dibuka 12 April 2008 ini. Hal yang membuatnya istimewa adalah bumbu dan bahan masakan yang digunakan. Seperti beras yang pastinya memiliki kualitas bagus, racikan bumbu-bumbu yang terdiri dari bawang merah dan bawang putih, cabe giling halus yang dicampur terasi-kecap asin-kecap manis, telor bebek, dan campuran udang, kerang, seafood, serta hepia yang merupakan campuran daging babi giling, udang, serta tepung sagu. Bila kita tidak suka hepia, kita bisa juga tidak menggunakannya tanpa mengurangi kelezatan rasa.
Berbeda dengan nasi goreng biasanya, Nasi Goreng Special ala Binjai begitu kering dan tidak terlalu berminyak. Bumbu-bumbunya meresap sangat kental dan perpaduannya sangat pas sekali. Aroma bumbu terasi yang digunakan begitu terasa sehingga memberikan kesan tersendiri.
Pilihan menu nasi goreng ini bisa dipilih sesuai seleran. Ada nasi goreng nenas, nasi goreng seafood, nasi goreng sate, nasi goreng bakso bakar, nasi goreng sosis bakar, nasi goreng udang tempura, dan nasi goreng ayam wijen.
Harga satu porsi nasi goreng special ala binjainya Rp 20.000 dan Rp 15.000 untuk nasi goreng lainnya.
Menu khas lain ala Binjai yang bisa dicoba adalah Ifu Mie Binjai yang sangat segar di lidah. Bahan bakunya terdiri dari mie berkualitas dan dibuat dari bahan-bahan pilihan.
Sedangkan sausnya dibuat dari saus tomat segar dengan campuran sedikit arak merah, gula, dan garam. Resep inilah yang memberikan rasa segar di lidah dan membuat Ifu Mie Binjai berbeda dengan yang ada di tempat lain. Harga yang ditawarkan untuk satu porsi Rp 17.000.
Ayam Goreng Binjai
Kemudian, di samping kedua menu tersebut, kita juga bisa mencicipi menu spesial lain Sinar Binjai yang diberi nama Ayam Goreng Binjai. Menu ayam goreng ini dapat disajikan secara utuh (satu ekor ayam) atau setengahnya saja.
Ayam Goreng Binjai memiliki perpaduan bumbu yang sangat pas. Di antaranya terdiri dari arak putih, ngohhyong, kecap asin, bumbu penyedap, dan 5 racikan bumbu khusus yang di olah sendiri.
Cara pembuatannya, sebelum digoreng, daging ayam akan dibumbui dan diendapkan selama 1 malam. Setelah itu, baru daging ayam digoreng dan disajikan. Harga yang ditawarkan untuk 1 porsi ayam utuh Rp.35.000, sedangkan ½ porsinya Rp 20.000.
Selain menu Ayam Goreng Binjai, di sini juga di sajikan menu Ayam Goreng Wijen, Ayam Goreng Mentega, Ayam Muayiu atau Jahe Wijen, Ayam Kuluyuk, Ayam Cah Jamur, serta Ayam Lemon.
Tersedia pula menu-menu lain yang tak kalah spesialnya berupa menu olahan berbahan ikan yang di antaranya Ikan Gurame Bumbu Rujak, Ikan Pari Bumbu Medan, dan aneka masakan berbahan sayuran seperti Cap Cay Special, Chun Kien/Ngo Hiong, dan Genjer Teri Medan.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
15.52
0
komentar
Label: Kuliner
Kamis
Glosis, Steak Khas Rasa Eropa
Daratan Eropa yang terdiri dari banyak negara, tenyata banyak menyimpan menu-menu nan lezat di lidah. Satu yang mungkin sudah populer adalah steak. Menu daging bakar ini banyak penikmatnya, mulai dari anak-anak sampai orang tua.
Tapi, harganya yang lumayan mahal, hanya dibisa dinikmati oleh mereka yang berada di level menengah atas. Namun, kita di sini bukan untuk membicarakan harganya, tapi bagaimana rasa steak di sebuah restoran dengan label Glosis.
Kesan pertama ketika menginjakkan kaki di resto ini adalah keramahtamahan greeter-nya. Memang, sebagai sebuah tempat makan, hal tersebut adalah mutlak bila tidak ingin ditinggal pelanggan. Kemudian kita bisa melempar pandang ke ruangannya yang dibuat minimalis modern. Ada sentuhan Eropa dan sedikit polesan citra Asian di sana.
“Konsepnya sendiri minimalis dengan full services. Kita dekorasi sedemikian rupa dengan berbagai hiasan dinding yang menunjukkan ciri Eropa dan Chinese,” kata Store Manager Glosis, Maskurahman.
Bagi mereka yang tinggal di daerah Pluit dan Puri Indah yang kebanyakan bermukim komunitas Tionghoa, mungkin akan merasa nyaman bila berkunjung ke tempat ini. Selain di Jalan Pluit Indah Raya dan Lantai 1 Mal Puri Indah, Glosis juga berdiri di Mal Kelapa Gading, Gajah Mada Plaza, dan Bandung.
Menu utama dari resto yang telah berdiri sekitar 23 tahun ini adalah steak. Berbagai macam steak daging, ikan, dan ayam disediakan di tempat ini.
Ceritanya, dulu ketika masih kuliah, pemiliknya pernah tinggal di Eropa, tepatnya di negara kelahiran Hitler, Jerman. Lama tinggal di sana membuatnya sangat familiar dengan steak. Hingga akhirnya berhasil membuat racikan saus steak sendiri yang rasanya sangat khas.
“Kami memiliki 10 macam saus buatan sendiri yang sudah disesuaikan dengan menu-menunya. Sebut saja Red Sauce, Mushroom Sauce, Black Pepper Sauce, Margarine Sauce, dan sebagainya,” jelas Maskurahman.
Tenderloin dan New Yorker
Ada beberapa menu andalan Glosis yang banyak dipesan orang. Tenderloin Steak satu di antaranya.
Mungkin ada yang menyangka kalau steak daging ini seperti yang pernah Anda makan di restoran lainnya. Tapi, setiap rumah makan pasti memiliki cita rasa yang berbeda. Apalagi jika resepnya merupakan racikan sendiri.
Hal yang boleh dibilang sama dari menu ini adalah tampilannya. Ada sepotong daging bakar dengan siraman saus, French Fries, dan garnish sebagai pelengkapnya.
“Menu yang satu ini memang sudah banyak orang tahu, tapi rasanya pasti beda,” ungkap Maskurahman.
Cara pembuatannya terlebih dahulu dipilih daging yang berkualitas bagus. Tenderloin Steak merupakan potongan daging yang tidak ada bagian lemaknya sedikit pun. Berat daging sendiri sekitar 200 gr dan berukuran lumayan besar.
Sebelum daging dibakar dan diberi bumbu, agar empuk digigit, urat-urat yang terdapat pada daging diputus terlebih dahulu. Baru setelah itu, dikasih bumbu-bumbu spesial Glosis sebelum dibakar.
Bahan bakar yang digunakan untuk memanggang adalah batu bara dengan grill khusus terbuat dari baja. Dengan bahan bakar tersebut, daging pun memiliki rasa yang khas, berbeda dengan daging yang dibakar dengan arang.
Lama pemanggangan sekitar 8 – 10 menit, tergantung dari permintaan karena tingkat kematangan steak bisa dipilih sesuai selera. Bisa setengah matang, matang, atau ¾ matang.
Kemudian, menu steak lainnya yang memiliki tampilan berbeda adalah New Yorker Steak. Kali ini, steak daging tenderloin diberi topping mushroom/jamur.
Ketika AdInfo mencoba menu ini, ada sensasi rasa berbeda. Terutama ketika mencoba Jamur Campignon-nya yang terasa sedikit mengandung air. Sangat kontras dengan rasa daging steak-nya yang sangat gurih. Kebetulan saus yang dipakai adalah BBQ Sauce sehingga sangat cocok sebagai penyeimbang rasa.
Tampilannya menarik karena setumpuk tumis jamur yang dimasak dengan daun bawang ditempatkan di atas steak. Sedangkan sausnya tetap disiramkan di atas daging steak.
Di sekelilingnya dihiasi dengan potongan jagung muda, buncis, tomat, dan garnish lainnya serta beberapa potong french fries sebagai teman bersantap.
Baik Tenderloin Steak atau New Yorker Steak, keduanya menggunakan daging yang berkualitas tinggi. Tersedia pilihan daging lokal atau impor dengan harga berbeda-beda.
Steak Ayam
Buat yang tidak suka dengan daging sapi yang digunakan dalam kedua menu di atas, bisa mencoba menu berikut ini. Dibuat dari daging ayam bagian paha atau dada, menu yang termasuk best seller di Glosis ini patut untuk dicoba.
Sebelum disajikan di atas meja, daging ayam yang telah diberi bumbu dilumuri dengan telur. Setelah itu, baru ditaburi tepung terigu dan tepung roti sebagai pembungkusnya. Baru kemudian ayam bisa di-grill dengan butter menggunakan plate khusus.
Sama halnya dengan steak lain, menu yang diberinama Chicken Steak ini pun disajikan dengan french fries dan garnish sebagai pelengkapnya.
Karena dimasak dengan butter, rasanya pun tidak jauh dari cita rasa tersebut. Daging ayam yang telah diolah dengan telur dan tepung roti, terasa gurih sekali di lidah. Apalagi ditambah dengan White Sauce, semakin pas rasanya.
Di samping steak daging sapi dan ayam, Glosis juga menyediakan steak ikan seperti Fish Steak dan Fish Meuner serta berbagai menu khas Eropa lainnya.
Bagi yang tertarik untuk menyantap menu-menu Eropa di Glosis dapatkan promo diskon 25% bagi pemegang kartu Golden Platinum Bank Mega dan potongan 15% buat kartu Klasik dan Mega Pass Bank Mega maksimum Rp2 juta.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
13.05
0
komentar
Label: Kuliner
Rabu
Pesona Kelezatan Mie Tiong Sim RAVINO
Jika Anda pecinta mie, pastinya tahu betul dengan kelezatan Mei Tiong Sim asal Medan yang terkenal sejak tahun 1933. Yap, apalagi kalau bukan rasanya yang oks banget dan mienya yang kenyal abis.
Maklum Mei Tiong Sim merupakan olahan asli orang Medan dengan balutan bumbu-bumbu tradisional yang original dan higienis. Jadi rasa yang dihasilkan pada Mei Tiong Sim benar-benar pas dilidah orang-orang Indonesia.
Jika tak percaya, mampirlah di salah satu restoran noodle yang berada di Bukit Golf Mediterania, RAVINO. Restoran yang lebih senang disebut Noodle House ini menggunaakan 100% Mei Tiong Sim dalam seluruh menu mie yang dimilikinya.
Manager Ravino, Ferdi menyakini bahwa Mie Tiong Sim yang mereka miliki, merupakan asli Medan dengan citra rasa nikmat yang sama dengan lokasi yang berbeda. Untuk Ravino berada pada salah satu lokasi bisnis di Utara Jakarta, sedang Rumah Makan Mie Tiong Sim ada di Jalan Bogor Simpang Semarang, Medan.
Bagi para pecinta Mie Tiong Sim yang tinggal di Jakarta khususnya PIK, Pluit, dan juga Muara Karang, bisa langsung singgah untuk menikmati kelezatan mie yang sesungguhnya di Ravino. Terdapat puluhan menu berbahan mei yang sangat menggugah rasa.
Salah satunya adalah Mie Pangsit seharga Rp16.000 ini. Makanan berbahan Mei Tiong Sim ini paling banyak direquest pengunjung.
Ketertarikan masyarakat pada Mie Pangsit Ravino, konon katanya lahir dari rasa yang tampilkan. Apalagi kalau bukan rasa mei yang gurih dan juga kenyal, belum lagi campuran mie yang mempesona.
Irisan daun bawang dan juga bawang goreng ikut juga ditampilkan, guna memberi rasa gurih yang tak terbayar. Sedang kuah kaldu ayam yang lembut disajikan secara terpisah bersama kulit pangsit, untuk memberi sentuhan lain yang mempesona.
Selain Mei Pangsit, Ravino juga mengandalkan makanan Kwe Tiau Goreng Seafood seharga Rp15.000. Makanan ini menggunakan bihun besar asal Medan, lalu digoreng dengan campuran seafood yang fress, seperti cumi dan udang.
Irisan bakso ikan serta sayuran segar yang menyehatkan seperti toge, dan sayur sosim, turut disertakan guna memberi rasa yang berbeda. Dengan demikian jadilah makanan ini dengan rasa yang unik yaitu gurih bercampur pedas, serta terasa nice dilidah untuk udang, cumi, dan juga bakso ikannya.
Kelezatan makanan ini akan semakin membekas, jika Anda menyantapnya secara bersama-sama dengan kerabat atau keluarga baik di rumah, kantor ataupun di Restoran Ravino yang memiliki 2 ruang nan nyaman yaitu indoor dan outdoor dengan kapasitas mencapai 100 sitting.
Ada Dimsum dan Juga Menu Nasi
Selain menyajikan puluhan menu berbahan mie, RAVINO juga memiliki menu lain yang “wenak rasane”. Ada Dim Sum yang terdiri dari Siew May Tim dan Lumpia Kulit Tahu Goreng. Kedua Dim Sum ini terbilang banyak diminati pecinta kuliner.
Karena memiliki citra rasa yang khas yaitu krispi untuk Lumpia Kulit Tahu Gorengnya dan Gurih untuk Siew May Timnya. Isian yang ada di dalam Dim Sum ini seperti udang dan ayam yang telah dicampur bumbu, turut menyertai rasa kedua Dim Sum ini.
Selain Dim Sum, ada juga panganan berbahan nasi dengan harga bersahabat seperti Nasi Goreng Seafood Rp15.00 atau Nasi Capcay seharga Rp18.000. untuk penghilang dahaga, RAVINO menyediakan beragam minuman seperi Soft Drink, Juice, Tea, Kopi, dan juga Bir yang suhunya mencapai -60oC.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
16.12
0
komentar
Label: Kuliner
Sate Singapura
Sebenarnya rumah makan yang telah berdiri sejak 1968 ini lebih terkenal di daerah Yogyakarta. Di sanalah, Sate Singapura pertama kali berdiri dan berawal dari usaha tempat makan pinggir jalan.
Tan Hung Nyo dan Tan Hwat Kiang, pemilik Sate Singapura, berjualan sate tanpa nama di pinggiran jalan daerah Gandekan, Yogyakarta. Mereka berdua memiliki resep sate ayam dan kambing yang khas sehingga banyak orang yang menyukainya.
Lambat laun, penggemarnya bertambah banyak hingga mereka terpaksa pindah ke tempat yang lebih permanen di daerah Klitren, masih di Yogyakarta.
Setelah sekian tahun berdiri, Sate Singapura kini mencoba pasar Jakarta dengan membuka tempat makannya di Jalan Borobudur, Jelambar Baru, sekitar sebulan lalu. Sate Singapura di Jakarta dimiliki oleh anak Tan Hwat Kiang, Anton.
Sesuai dengan namanya, menu andalan Sate Singapura hanya sate ayam dan sate kambing. Anton meracik bumbu-bumbu sate tersebut sesuai dengan yang diberikan ibunya. Menurutnya, bumbu-bumbunya itu sangat khas dan beda dengan sate pada umumnya.
Cara pembuatannya, sebelum dibakar, daging olahan diberi bumbu yang racikannya terdiri dari gula jawa, ketumbar, kecap dan lainnya. Selama beberapa waktu, bumbu-bumbu tersebut dibiarkan meresap ke dalam daging.
Setelah itu, potongan daging baru ditusuk satu per satu seperti sate pada umumnya. Ketika ingin dibakar, sate masih diberi bumbu-bumbu lagi biar rasanya bertambah nikmat. “Sebenarnya, tanpa diberi bumbu kacang/kecap waktu sudah matang sudah enak karena telah diberi bumbu,” kata Anton.
Terdapat 10 potong daging dalam satu tusuk sate ayam atau kambing. Sate Singapura tidak dibakar lama dan tidak menggunakan kecap lagi ketika dibakar. Makanya, daging sate terlihat tidak hitam (gosong) karena pembakaran yang tidak terlalu lama.
Daging sate yang sudah dibakar berwarna coklat dan empuk digigit. Rasanya cukup gurih dan lebih manis dari sate biasanya. Bumbu kacang yang menjadi pelengkap pada sate ayam dibuat agak kasar. Ketika menyantapnya, Anda akan merasakan butiran-butiran kacang yang menambah sensasi rasa tersendiri.
Baik sate ayam atau kambing, disajikan dengan irisan-irisan tomat, bawang merah, dan cabe rawit berwadah kertas dan piring rajutan rotan. Ketiga pelengkap ini pun semakin menambah nikmat sate Sate Singapura.
Harga sate ayam Sate Singapura Rp8.000/porsi dan sate kambing Rp11.000/porsi.
Bukan hanya satenya, Sate Singapura memiliki keunikan lain. Angkringan atau pembakar satenya ternyata dibeli langsung di Singapura.
Jadi ceritanya, setelah sukses berdagang sate tanpa nama seperti yang disebutkan di atas, Tan Hung Nyo dan Tan Hwat Kiang pergi berwisata ke Singapura. Di sana, mereka sepakat untuk menamakan usaha mereka dengan Sate Singapura dan membeli “bakaran sate” dari sana.
Menurut Anton, karena bisa ke Singapura berkat jualan sate, makanya dinamakan Sate Singapura . Ibu saya pun membeli “bakaran sate” di sana dan dibawa ke Indonesia. “Sebenarnya sih, sama saja dengan bakaran sate lainnya, bedanya cuma dibuat dari stainless steel,” jelasnya.
Keistimewaan lainnya, setiap orang yang memesan sate, disediakan penganan kecil seperti kripik singkong dan lainnya sebagai “teman” menunggu. “Biasanya orang iseng kalo nunggu, makanya disediakan penganan gratis biar ngga bosen,” ucap Anton.
Sate Singapura sudah lama terkenal di Yogyakarta. Tak heran bila artis-artis seperti Ateng, Iskak, Dono, Sri Pakualam pun pernah menjadi pelanggan gerai sate ini. Mereka kerap menyantap sate Sate Singapura jika berkunjung ke Kota Gudeg. Bahkan Univesitas UGM dan Atmajaya pun sering memesan sate untuk perhelatan wisuda dan acara lainnya.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
15.25
0
komentar
Label: Kuliner
Senin
Tea Time Café & Resto
Bi Bim Bap, Salmon Teriyaki, dan Australian Tenderloin Steak
Kafé yang terletak di Pluit Utara Raya ini tampil sedikit berbeda. Lebih lengkap dalam segi menu dan cantik dalam tampilan ruang. Jika masih tak percaya, singgah dan cicipilah menu yang tersedia di restoran berparas cantik ini. Mulai dari yang berbau japanese food, western food, korean food atau juga asian food.
Beragam menu dari berbagai negara memang sengaja ditampilkan di sini agar bisa menjangkau semua lapisan masyarakat. Menu-menu tersaji apik dan sangat menggairahkan ditangan chef handal berpengalaman. Tak heran jika hampir semua menu menjadi incaran banyak lidah. Salah satunya menu korean food dengan nama Bi Bim Bap.Makanan sejenis gado-gado ini terlihat sangat menggairahkan dalam segi tampilan. Bi Bim Bap diletakkan di atas stone panas berwarna hitam. Dalam stone bulat itu terdapat nasi lembut yang ditaburi sayuran segar seperti wortel, bayem, toge, kol, dan juga irisan daging sapi impor asal Australia di atasnya.
Tak lupa juga ditambah telor mata sapi yang berwarna kuning keemasan dan saos korean yang disajikan secara terpisah. Cara menyantapnya cukup dengan menaburi saos di atas stone yang berisi nasi dan sayuran. Lalu diaduk secara perlahan kemudian baru disantap.
Keunikan lain datang dari menu asal western yaitu Australian Tenderloin Steak. Menu ini menggunakan daging sapi impor Australia yang di panggang sesuai permintaan konsumen (matang atau setengah matang).
Menu ini diletakkan di atas stone panas dan disajikan bersama kentang goreng krispi, sayuran, dan juga saos dengan nama black pepper atau mushroom sauce yang bisa dipilih sesuai selera. Rasa butter pada makanan western ini sangat kental begitu juga dengan rasa pedas yang dihasilkan dari saos black pepper-nya.
Untuk japanese food, kafé minimalis ini mengandalkan menu Bento Salmon Teriyaki. Tampilannya tak berbeda dengan makanan Jepang lainnya. Menggunakan tempat berwarna hitam dengan skat (pembatasan) di dalamnya.
Yang menarik pada makanan ini terletak pada Ikan Salmon dan tampilan menunya. Ikan Salmon yang digunakan asal Norwegia dengan tampilan buah pepaya segar, nasi, dan juga sayuran bersalad di dalamnya.
Rasa gurih serta asin menjadi satu kesatuan yang ditaburkan dalam makanan ini. Buah Pepaya yang tersaji bisa menjadi penutup yang menyegarkan. Jika tak percaya, datanglah ke kafé yang terletak di Pluit Utara Raya ini.
Cocok Untuk Tempat Pertemuan
Jika dilihat dari desain ruang, kafé yang memiliki 6 macam warna bak pelangi ini cocok digunakan untuk meeting, ulang tahun, arisan, dan juga party. Kafé ini benar-benar cozy, nyaman, dan tenang.
Entah apa yang menyebabkan rasa itu, tapi yang jelas perasaan tersebut memang nyaris menyelimuti semua pengunjung yang datang termasuk AdInfo. Sedikit kami bercerita, pertama datang ke kafé ini terlihat ruang yang tertata rapih dan apik, ada sofa berwarna putih dan empuk, lalu ruang private yang sangat nyaman terdiri dari meja dan sofa dengan balutan lighting yang redup.
Kami juga menemui beragam lukisan berseni tinggi bersandar di dinding kafé dan lantai. Ada juga puluhan majalah ibu kota dengan beragam informasi yang bisa Anda baca untuk menunggu makanan datang.
Hiburan musik bernuansa klasik turut disuguhkan mereka untuk menunjang kenyamanan bersantap. Berkat konsep yang ditampikan tersebut, Tea Time Cafe & Resto banyak diburu konsumen untuk beragam kebutuhan, baik untuk kencan atau “ngumpul bareng” keluarga dan teman.
Untuk menemukan aura yang sesungguhnya, Anda bisa mengunjungi kafé ini setiap hari mulai pukul 10.00 - 22.00.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
13.30
0
komentar
Label: Kuliner
Restoran Raja Kuring
Sajikan Seafood di Gedung Peninggalan Belanda
Menikmati beragam menu makanan laut di warung-warung pinggir jalan pastinya sudah biasa dilakukan, tapi jika makanan ini disajikan di atas gedung tua yang sudah berumur ratusan tahun, pernah Anda lakukan?
Kalau belum, sudah saatnya Anda singgah di restoran ini. Nama Raja Kuring berlokasi di sebuah bangunan tua peninggalan Belanda. Melihat begitu potensialnya daerah ini sebagai tempat wisata kota tua, maka terbentuklah Raja Kuring sebagai sarana berwisata kuliner.
Makanan yang disajikan cukup beragam, ada Indonesian Food, Seafood, Chines Food dan lain-lain dengan jumlah keseluruhan mencapai 100 jenis makanan dan 20 jenis minuman.
Restoran ini berdiri di lahan seluas 3000 meter terdiri dari dua lantai. Lantai satu dan dua, masing-masing mampu menampung 2500 orang (standing) dan 1500 (sitting).
Suasana resto yang lapang dan nyaman, menarik dijadikan sarana merayakan moment-moment tertentu. Apalagi nuansa bangunan kota tuanya cukup kental, baik pada langit, lighthing, bangku, meja resto, dan lukisan-lukisan tua yang terpampang di lantai dua.
“Tak hanya bangunan dan interiornya yang menarik, Raja Kuring juga terdepan dalam rasa. Setidaknya ada beberapa menu yang menjadi incaran dan sangat diminati banyak orang,” kata Direktur Utama Raja Kuring, Paulus S. Wijaya.
Seperti Udang Ronggeng, Ikan Bawal, Kepiting Lada Hitam, dan Tahu Lampion, tambahnya, masing-masing menu ini memiliki citra rasa tinggi karena diolah ahli masak dengan bumbu-bumbu alami yang khas.
Untuk Udang Ronggeng, restoran ini menggunakan udang besar yang dipotong menjadi beberapa bagian. Setelah itu digoreng bersama bumbu-bumbu yang telah diracik sebelumnya.
Bumbu yang ada meliputi bawang putih, merah yang digiling halus lalu ditumis bersama irisan bawang bombay, cabe merah, dan daun bawang. Setelah itu ditambah kecap manis, asin, saos tiram, air, dan penyedap rasa.
Adapun rasanya gurih dan lembut pada daging udangnya dan manis bercampur gurih pada bumbu-bumbunya. Menu ini cocok jika disantap bersama karena memiliki ukuran yang cukup besar.
Sedang Kepiting Lada Hitam, Raja Kuring menggunakan kepiting ukuran 5 - 8 ons yang digoreng selama 3 - 5 menit bersama daun bawang, cabe, dan bawang bombay.
Setelah matang, kepiting disiram dengan saos lada hitam yang terbuat dari racikan bumbu-bumbu pilihan seperti lada hitam giling, saos tomat, kecap manis dan asin, gilingan bawang putih dan merah.
Rasa keseluruhan dari menu ini pedas bercampur gurih pada bumbu dan lembut pada dagingnya. Sangat nyaman jika disantap menggunakan tangan dan ditemani sepiring nasi panas.
Tahu Lampion ala Raja Kuring juga nikmat karena menggunakan Tahu Jepang yang diisi dengan beragam seafood seperti udang, kepiting, scallop, dan jamur. Tahu yang telah diisi ini kemudian digoreng dan disajikan bersama saos ala Raja Kuring.
Rasanya sangat menggairahkan dan berbeda dengan tahu pada umumnya yaitu sangat lembut, gurih, dan enak banget di lidah.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
11.36
0
komentar
Label: Kuliner
Sup Ayam Tim Obat dan 1 Piring 3 Rasa Seafood
Menu Penuh Khasiat dan Rasa ala Citra Canton Resto
Menu special ala Citra Canton Resto ini memiliki keunikan tersendiri, karena selain enak di lidah, ternyata juga berkhasiat menyegarkan badan dan mencegah penyakit ginjal dan lever.
Menurut pengelola Citra Canton Resto, Toto, Sup Ayam Tim Obat merupakan menu keluarga yang penuh khasiat dan rasa. Panganan ini terbuat dari beragam campuran bumbu dan obat Cina seperti huai-san, angcau, kiece, dan lengkeng kering yang sebelumnya telah direbus secara bersama-sama selama satu jam.
Setelah itu, ramuan ini dicampur dengan daging ayam kampung yang telah di steam. Meski terbuat dari ramuan Cina, makanan ini tetap nyaman dikonsumsi, karena memiliki rasa khas yaitu enak dan manis pada kuah serta lembut pada daging ayamnya. Selain memiliki cita rasa tinggi, makanan yang terbuat dari ramuan obat Cina ini juga diyakini dapat mencegah penyakit ginjal, lever plus dapat menyegarkan badan, apalagi jika sering dikonsumsi. Adapun Efek yang dihasilkan, bisa dirasakan langsung keesokan harinya.
Masih menurut Toto, Sup Ayam Tim Obat ini dapat dikonsumsi oleh segala usia maupun suasana dan pas jika disajikan hangat.
Sedangkan menu 1 piring 3 rasa seafood yang ditawarkan Citra Canton, merupakan perpaduan dari 3 makanan yang disajikan secara bersama-sama dalam satu piring besar, yang terdiri dari hewan laut segar yaitu udang, cumi, dan kakap. Masing-masing diolah dengan cara, tampilan, dan rasa yang berbeda.
Untuk udang, mereka mengolahnya dengan cara digoreng bersama tepung. Setelah itu ditaburi dengan saos mayonaise. Tampilan makanan ini cukup menggoda yaitu coklat dan putih, adapun rasanya sangat krispi dan gurih.
Selain udang, ada juga cumi yang diolah dengan cara digoreng. Setelah itu cumi dilumuri saos yang terbuat dari campuran bumbu-bumbu pilihan, tak lupa ditambah cabe bulat untuk menambah rasa hot.
Rasa makanan ini pedas bercampur gurih, cuminya kenyal dan sangat mengesankan, cocok rasanya jika disantap dengan nasi putih yang lembut plus ditemani dengan Kakap Goreng Tepung yang dicampur dengan Saos Asam Manis ala Citra Canton Resto.
Agar tidak penasaran, ada baiknya Anda datang ke restoran ini bersama teman atau keluarga. Nikmati kesempurnaan rasa yang tiada banding pada kedua menu ini dan puluhan menu lain ala Citra Canton Resto. Harganya cukup bervariatif yaitu mulai Rp10.000 - 60.000 untuk makanan dan Rp2000 - 12.000 untuk minuman.
“Bagi Anda yang tak punya banyak waktu untuk datang ke tempat ini, bisa menggunakan layanan free delivery service yang kami sediakan,” ungkap Toto.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
15.13
0
komentar
Label: Kuliner
Jumat
Bintan Resto

Nikmatnya Menu Pulau Bintan
Restoran yang terletak di Taman Palem Lestari ini hadir dengan menu berbeda. Menyajikan masakan ala Pulau Bintan, sebuah pulau di barat Indonesia yang terkenal dengan kelezatan masakannya.
“Selain terkenal dengan keeksotisan dan keindahan pulaunya, Bintan juga dikenal dengan kelezatan makanannya. Karena itulah, kami memilih untuk menyajikan masakan ala pulau Bintan di restoran ini,” kata Pemilik Bintan Resto, Hery.
Semua menu yang disajikankan diolah sesuai dengan bumbu dan bahan baku ala Pulau Bintan. Sehingga rasa yang ditampilkan benar-benar pas dan sesuai dengan asalnya.
Sebagai daerah kepulauan, tentu saja hidangan yang tersaji berasal dari laut, seperti ikan, udang, kepiting, cumi, dan lain lain. “90% hidangan yang ada di Bintan Resto pun berasal dari binatang laut yang menyehatkan, tapi bagi Anda yang tak suka seafood, Bintan juga menyediakan hidangan berbahan ayam, sayur, dan telur,” jelas Hery.
Untuk menu andalan, Bintan menjagokan O-cien (tiram goreng). Bahan utama hidangan ini adalah sejenis kerang berwarna putih yang dicampur dengan telur, terigu, dan bumbu spesial digoreng pada tempat masak berbentuk flat selama 3 menit.
Hasil yang ditampilkan bercita rasa tinggi yaitu lezat pada bumbunya dan lembut pada tiramnya. Untuk yang suka pedas, O-cien bisa dicampur dengan sambal yang disajikan secara terpisah.
Menu lain yang tak kalah istimewa adalah Sop Ikan Tengiri. Sop ini menggunakan daging ikan Tenggiri yang segar dicampur dengan tomat, salada, dan sayur asin.
Rasanya sangat gurih, dagingnya empuk, dan aroma yang ditampilkan adalah wangi ikan asin segar. Sehingga sangat menggairahkan, apalagi jika ditambah dengan nasi putih dan sambal pedas.
“Menu Sop Kepala Ikan Talas juga enak. Bahan yang digunakan adalah kepala ikan Kakap yang dicampur dengan talas, dan seledri. Proses pengolahannya berlangsung selama 5 menit di atas wadah khusus bernama Juan-lo,” ujar Hery.
Rasa hot yang dihasilkan dari makanan ini benar-benar mengoyang lidah. Apalagi jika diimbangi dengan daging ikannya yang lembut serta kuah sop nya yang gurih.
Bila tak percaya, datang saja ke tempat ini. Letaknya tak jauh dari komunitas kita yaitu berada di Taman Palem Lestari. Biasanya Bintan Resto beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 - 24.00.
Diposting oleh
majalah AdInfo PLUIT-CENGKARENG
di
11.04
0
komentar
Label: Kuliner